habarbangsa.com (BALI) – Ketua Komisi II DPRD Nidya Listiyono hadiri acara malam pemberian penghargaan kepada pelaku usaha PMA dan PMDN serta DPMPTSP kabupaten/kota (Investments Award) 2023, di Conventions Center Hall Pelacu, Bali, Kamis (25/05/2023) pekan lalu.
Selain Tio sapaan akrabnya, acara ini juga hadir mewakili Menteri Investasi, Direktur Wilayah Il Rita, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Puguh Harjanto, Staf Ahli bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat Christianus Benny, Bupati Penajam Paser Utara Hamdan Pongrewa, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, dan Dinas DPMPTSP kabupaten/kota se-Kaltim.
Pada kesempatan itu, Nidya Listiyono ikut serta menyerahkan piagam penghargaan kepada pihak yang terpilih.
“Saya mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai pemicu kepada DPMPTSP kabupaten/kota se-Kaltim untuk lebih meningkatkan kinerjanya lagi. Namun saya juga mengingatkan pentingnya peningkatan investasi harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tetap ramah lingkungan, ” tutur politisi Golkar ini.
Sementara itu, salah satu Kabupaten di Kaltim yang meraih penghargaan tersebut yakni Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Penenaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meraih peringkat kedua Investment Award 2023 atas kerja sama dan partisipasi dalam pencapaian target dan realisasi investasi di Kalimantan Timur pada tahun 2022.
“Pretasi bisa diraih berkat seluruh jajaran yang melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Tanpa performance, tentu sulit untuk meraih penghargaan. Dan penghargaan ini tentu tidak lepas dari motivasi dan support dari Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah dalam mengoptimalkan kinerja OPD kami, selain itu semua ini juga merupakan hasil sinergitas dan kolaborasi bersama OPD lain yang berkaitan dengan pencapaian tugas pokok kami,” terang Bambang Arwanto.
Perlu diketahui, capaian ini diberikan hanya kepada pemerintah daerah yang memiliki realisasi investasi yang mencapai target. Ada beberapa kategori dalam pemberian penghargaan tersebut, diantaranya pencapaian realisasi Tahun 2022 untuk pelaku usaha PMA dan PMDN di Provinsi Kalimantan Timur. (Dar/Adv)





