habarbangsa.com (TENGGARONG) – Kini masyarakat mulai memanfaatkan jalur baru yang menghubungkan Tenggarong dan Samarinda. Jalur ini melalui Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) membangun jalur alternatif tersebut untuk mengurangi waktu tempuh. Sebelumnya, perjalanan memakan waktu 40 hingga 60 menit. Namun, dengan jalur ini, waktu tempuh hanya sekitar 20 menit.
Selain itu, jalur Jongkang memberikan kenyamanan bagi pengemudi. Kondisinya bahkan lebih baik daripada jalur lama yang banyak tikungan tajam. Oleh karena itu, perjalanan menjadi lebih cepat dan aman. Untuk itu, anggota DPRD provinsi Kaltim dari Dapil Kukar H. Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP mendorong pemerintahan Desa Jongkang maupun Desa Loa Lepu yang terdekat untuk membangun pusat kuliner dikawasan tersebut.
“Karena kebetulan semenjak dibukanya akses jalan jongkang tembus Samarinda itu frekuensi kendaraan itu luar biasa, masyarakat disana melihat bahwa hal ini sangat berpotensi, ” ujarnya. Menurut politisi Golkar ini, pembangunan pusat kuliner disana selain meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar juga dapat mendorong para pelaku UMKM berkembang.
“Tidak hanya itu, jalur ini memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Akses transportasi yang lebih cepat meningkatkan mobilitas masyarakat dan distribusi barang, ” imbuhnya.
Ia menambahkan, dengan adanya jalur ini memudahkan akses mobilitas masyarakat antar wilayah akan semakin mudah karena bisa memecah arus lalu lintas dengan tidak mengandalkan akses Jalan Tenggarong Seberang – Samarinda atau Tenggarong Loa Kulu Loa Janan – Samarinda saja.
“Bahkan jalur ini juga memudahkan warga Tenggarong yang ingin berkunjung ke Samarinda. Perjalanan menjadi lebih singkat dan efisien. Akibatnya, aktivitas harian menjadi lebih lancar.Sehingga harapannya, jalur ini dapat mendorong kemajuan wilayah Loa Kulu. Dengan demikian, potensi ekonomi lokal dapat berkembang lebih pesat, ” demikian. (One/Adv)





