• Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
  • Salehuddin Gelar Besempekat Bersama Masyarakat Timbau
  • Salehuddin Kembali Sampaikan Perda Nomor 2 Tahun 2022,…
  • Tempat Wisata di Tenggarong Banjir Pengunjung Selama Libur…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
April 2026
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Mar    

Damayanti : Pembangunan IKN Harus Selaras Dengan Kualitas SDM Lokal

admin - Advertorial - 03/06/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Anggota Komisi IV DPRD provinsi Kaltim Darmayanti mengingatkan, bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga harus selaras dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim ini, bahwa ketersediaan pendidikan gratis tidak cukup jika tidak diikuti dengan jaminan terhadap keberlanjutan hidup lulusan.

“Pendidikan gratis oke, tapi bagaimana setelah itu? Lulus jadi apa? Harus ada kesinambungan antara pendidikan dan lapangan kerja di Kaltim,” ucapnya. Maka Darmayanti menginginkan, perlunya sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan sektor industri. Ia menyarankan agar regulasi terkait tenaga kerja lokal dalam proyek-proyek IKN dibuat lebih tegas dan berpihak pada masyarakat Kaltim.

“Kita minta ada afirmasi. Harus ada kuota atau prioritas untuk tenaga kerja lokal, terutama yang sudah mengikuti pelatihan atau pendidikan yang sesuai,” imbuhnya. Darmayanti nuga menyoroti, perlunya pemetaan kebutuhan tenaga kerja yang akan timbul seiring berkembangnya IKN. Ia mendorong agar pendidikan vokasi dan pelatihan kerja diperkuat agar kompetensi generasi muda sejalan dengan kebutuhan industri masa depan.

“Jangan sampai IKN ini malah jadi tempat rebutan tenaga kerja dari luar daerah, sementara anak-anak kita di Kaltim hanya jadi penonton,” tegasnya. Ia menambahkan, saat ini pemerintah provinsi juga belum memiliki strategi jelas dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan ketenagakerjaan di era Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Tanpa kebijakan konkret, bonus demografi bisa berubah menjadi beban demografi. Anak-anak kita jangan sampai tersisihkan karena IKN justru mendatangkan tenaga dari luar,” tuturnya. Ia menegaskan, bonus demografi bukan sekadar istilah statistik, melainkan tantangan konkret yang bisa menjadi krisis sosial bila tidak diantisipasi.

“Kalau anak-anak muda tidak terserap kerja, potensi frustrasi sosial akan muncul. Ini harus diseriusi sejak sekarang,” tukasnya. (Dar/Adv))

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi#Damayanti#Pembanguna IKN
PREVIOUS
Rapat Paripurna Ke 16, PDI-P Sampaikan Pandangan Umum Ranperda RPJMD Kaltim
NEXT
Guntur Apresiasi Kebijakan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Yang Digulirkan Pemprov
Related Post
23/03/2023
Ratusan Pegawai Kaltim Lolos PPPK Tapi Berstatus Tanpa Penempatan Mendapat Perhatian Serius Dari Salehuddin
07/11/2023
Rozani Harapkan Program Pembinaan Ketenagakerjaan Tekan Konflik Pekerja dan Perusahaan
30/03/2023
DPRD Kaltim Bentuk Pansus LKPJ Gubernur Kaltim 2022
09/10/2023
Kembangkan Sektor Peternakan, Tahun Ini Distanak Kukar Lakukan Pengadaan Ratusan Bibit Sapi Dan Kambing
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved