• Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
  • Di Senoni, Salehuddin Sampaikan Tata Ruang Berkelanjutan Untuk…
  • Gelar Sosper Nomor 9 Tahun 2023, Ini Harapan…
  • Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei    

Angka Stunting Kaltim Turun, Damayanti : Tantangan Kedepan Masih Cukup Besar

admin - Advertorial - 20/06/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Angka stunting di Kaltim menunjukkan tren penurunan, namjn tantangan ke depan masih cukup besar. Salah satunya adalah ketimpangan akses layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedalaman. Hal ini diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti belum lama ini. Damayanti pun optimistis, jika sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat terus diperkuat, Kaltim bisa mencapai target nasional penurunan stunting menjadi 14 persen pada 2025.

“Kami di DPRD Kaltim akan terus mengawal kebijakan dan memastikan anggaran program kesehatan benar-benar menyentuh masyarakat. Kesehatan anak adalah investasi masa depan,” ujarnya. Ia menegaskan, pentingnya peran aktif orang tua dalam mencegah stunting. Pemeriksaan rutin di posyandu dinilai sebagai langkah awal yang paling krusial dalam mendeteksi dan menangani potensi gangguan pertumbuhan anak sejak dini.

“Kesadaran masyarakat yang masih minim menjadi salah satu tantangan utama dalam menekan angka stunting. Karena itu, edukasi harus digencarkan bersamaan dengan penguatan layanan kesehatan dasar di tingkat desa dan kelurahan, ” ungkapnya. Ia memastikan, pihaknya juga terus mendorong kesadaran kolektif masyarakat. Anak-anak harus mendapat hak yang sama untuk tumbuh sehat, dimulai dari tindakan sederhana tapi konsisten seperti rutin ke posyandu.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, tak cukup hanya dengan intervensi gizi. Ini bukan hanya soal makanan tambahan, tetapi juga bagaimana masyarakat rutin membawa anak ke posyandu untuk dipantau tumbuh kembangnya,” demikian. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi#Damayanti
PREVIOUS
Nurhadi : Pemanfaatan Aset Milik Pemprov Kaltim Eks Puskib, Perlu Libatkan Pemkot Balikpapan
NEXT
Darlis Pattalongi Minta Pemprov Segera Terbitkan Juknis Dan Regulasi Turunan Pendidikan Dasar Gratis
Related Post
16/07/2023
Seno Aji Apresiasi Prestasi Forki Kaltim Sabet Juara Umum II Piala Menpora RI Cup 3
03/11/2023
Rendra Abadi : Pembangunan Infrastruktur Jalan Penghubung Kecamatan Anggana – Muara Badak Terus Berprogres
16/02/2024
Waduk Panji Sukarame Bakal Dipercantik
19/04/2023
Kunjungi RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Pansus LKPJ Gubernur Kaltim Monitoring Pekerjaan Tuntas 2022
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved