• Kapolres Kukar Pimpin Apel HUT Bhayangkara ke 80 
  • Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Efektivitas Pengawasan Publik Dan…
  • Polres Kukar Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, 8-21…
  • Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Oktober 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jul    

Firnadi Menyambut Positif Usulan Desa Jembayan Juga Dilaksanakan Rangkaian Erau

admin - Advertorial - 13/07/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (LOA KULU) – Festival Jembayan Kampung Tuha (FJKT) 6 dan Hari Jadi Desa Jembayan ke 390 kembali digelar tahun ini. Ada beberapa usulan dari para tamu undangan yang hadir, salah satunya dari perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara Awang Yakub Luthman, yang ingin melaksanakan rangkaian Erau juga terlaksana di Desa Jembayan. Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kaltim dari Dapil IV Kukar Firnadi Ikhsan, menyambut baik usulan tersebut.

Artinya lanjut politisi PKS ini, tempat-tempat di Desa Jembayan merupakan tempat-tempat bersejarah tonggak pemerintahan penyatuan,
sehingga pak Awang Yakub mengusulkan agar desa ini di napak tilasi dengan cara melaksanakan ritual Erau itu di 3 tempat, yakni di Kutai Lama, Jembayan dan Tenggarong.

“Tadi perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara Awang Yakub Luthman memberikan perspektif bahwa ketika sejarah-sejarah ini diakui dan disatukan, maka harusnya kita memulai tonggak sejarah itu dari Kutai Lama, karena setelah Kutai Lama Aji Pangeran Sinom Pendappa ini kan anak ketiga dari Aji Dilanggar yang berada di Kutai Lama, kemudian pindah ke Jembayan pemerintahan berada di sini sekitar 140 sekian tahun, kemudian melakukan penyatuan Kutai baru kemudian Aji Muslihuddin Sultan Kutai berikutnya memindahkan ke Tepian Pandan atau Tangga Arung sekarang, ” beber Firnadi.

Ia juga menambahkan, bahwa Desa Jembayan ini adalah kampung tua, tempat peradaban Kutai pernah hidup dan berkembang. Dengan festival ini, kita sedang menghidupkan kembali denyut sejarahnya. “Warisan untuk generasi mendatang pada Festival Jembayan Kampung Tuha tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan bentuk pendidikan budaya kepada generasi muda. Melalui festival ini, anak-anak desa dikenalkan pada sejarah panjang kerajaan, nilai gotong royong, serta keberagaman ekspresi budaya lokal, ” tutupnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi#Firnadi Ikhsan
PREVIOUS
5 Nama Calon Anggota KIP Dinyatakan Lulus Oleh Tim Pelaksana Uji Kepatutan dan Kelayakan
NEXT
Guntur Optimis Koperasi Merah Putih Memberi Dampak Positif
Related Post
10/11/2024
Disnakertrans Kaltim SMKN 2 Samarinda (3)
15/06/2025
Agus Aras Pastikan Tahun Ini Ada 3 Sekolah Di Kaltim Ditetapkan Menjadi Sekolah Unggulan
21/07/2025
Rapat Paripurna Ke 25, Fraksi PKB DPRD Kaltim Menyoroti Urgensi Pembaruan Regulasi Pendidikan
11/10/2023
Mulai Hari Ini Pekan Raya Sebulu Digelar, Ayo Masyarakat Kukar Hadir Dan Ramaikan
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved