• Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
  • Salehuddin Gelar Besempekat Bersama Masyarakat Timbau
  • Salehuddin Kembali Sampaikan Perda Nomor 2 Tahun 2022,…
  • Tempat Wisata di Tenggarong Banjir Pengunjung Selama Libur…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
April 2026
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Mar    

Pentingnya Mitigasi Dalam Persoalan Banjir Perbatasan Kukar-Samarinda

admin - Advertorial - 25/06/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (TENGGARONG) – Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim H. Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP menekankan, pentingnya mitigasi dalam persoalan banjir di kawasan perbatasan Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang menuai sorotan publik.

“Seluruh pihak fokus pada solusi nyata melalui program mitigasi yang terintegrasi. Wilayah seperti Samarinda memiliki topografi berbukit, ditambah dengan aktivitas tambang yang menyebabkan risiko longsor dan banjir. Kutai Kartanegara pun begitu, dengan zona rawa-rawa yang memang rawan banjir tahunan,” sebutnya.

Politisi Golkar ini mengatakan, penanganan banjir semestinya masuk dalam prioritas lintas sektor dan lintas wilayah, apalagi daerah perbatasan Samarinda–Kukar merupakan jalur vital mobilitas warga, distribusi logistik, serta akses menuju kawasan industri dan permukiman padat.

“Dalam konteks perencanaan jangka menengah, say mendorong agar masing-masing pemerintah daerah merumuskan rencana aksi yang berbasis data geospasial dan kondisi topografi aktual. Saya juga mengingatkan bahwa pendekatan “asal tanggul” atau “asal normalisasi drainase” saja tidak akan cukup tanpa pemetaan dan evaluasi menyeluruh, ” terangnya.

Salehuddin juga mengimbau masyarakat untuk turut terlibat aktif dalam edukasi lingkungan, menjaga saluran air, dan melaporkan potensi bencana sejak dini.

“Solusi banjir bukan hanya soal anggaran, tetapi juga soal kemauan kolektif dan keberanian eksekusi. Kita harus ubah pola pikir. Banjir bukan takdir, tapi dampak dari banyak hal yang bisa kita kendalikan kalau sungguh-sungguh ditangani,” Tuturnya.

Ia menambahkan, yang dibutuhkan saat ini adalah kerja kolaboratif yang melibatkan semua tingkatan pemerintahan hingga dukungan sektor swasta. “Mitigasi bencana harus disinkronkan antara provinsi, kabupaten, dan kota. Tak cukup hanya wacana. Perlu diimplementasikan melalui program, kegiatan, dan kebijakan konkret,” tegasnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Mitigasi#Salehuddin#Samarinda-Kukar
PREVIOUS
Samsun : Keberhasilan Pembangunan Pertanian Di Kukar Akan Berdampak Luas
NEXT
Komisi III DPRD Kaltim, Tinjau Langsung Longsor di Kilometer 28, Desa Batuah
Related Post
24/10/2023
Tingkatkan Jumlah Wisatawan, Dispar Kukar Berencana Bangun Jembatan Kendaraan Menuju Pulau Kumala
22/01/2023
Desa Ponoragan Dipilih Baharuddin Demmu Sebagai Lokasi Perdana Sosbang Di Tahun 2023
08/02/2023
Komisi I DPRD Kaltim Tinjau Lahan Tambak Rakyat Diduga Diserobot PT. PHM
22/03/2023
Gelar RDP, Pansus Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Ingin Mendapat Masukan Dari Beberapa Instansi
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved