habarbangsa.com (SAMARINDA) – Wakil Ketua I DPRD provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, mendorong Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) segera bergerak cepat menyelesaikan masalah administrasi, pasca rampungnya proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada. Menurut politisi Gerindra tersebut, bahwa hal ini sangat penting agar pembangunan di Kabupaten Mahulu tidak tertunda.
“Harapan kita tentu yang terbaik, ini kan sudah berproses. Pertama diterima pemilihan ulang, kedua tentu kita mengapresiasi putusan MK dan sudah diterima. Terpenting selanjutnya terkait administrasi pemerintahan karena berproses, jadi lambat. RPJMD-nya juga lambat. Itu harapan kita supaya secepat-cepatnya hal itu bisa ditangani, ” ungkap Ekti Imanuel kepada awak media, usai memimpin rapat Paripurna ke-22 DPRD Kaltim yang digelar di Gedung B DPRD Kaltim, Rabu (9/07/2025).
Maka lanjutnya, saat ini pentingnya percepatan pemulihan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Mahulu. “Dinamika politik yang berkepanjangan pasca-pilkada telah menahan sejumlah agenda strategis di Mahulu, termasuk RPJMD, ” imbuhnya. Ekti juga memastikan, bahwa dirinya dan tentu DPRD Kaltim siap untuk mengawal proses pemulihan birokrasi di pemerintahan Kabupaten Mahulu.
“Karena yang paling dirugikan dari ketidakpastian politik adalah masyarakat di Kabupaten Mahulu, katanya. Ia menambahkan, terhambatnya pengesahan RPJMD dan tertundanya pelaksanaan program kerja menyebabkan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur menjadi terhambat.
“Saya juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk para pendukung pasangan calon yang kalah, agar menghentikan konflik dan mengedepankan rekonsiliasi demi masa depan daerah. Sekarang saatnya bersatu membangun Kabupaten Mahulu, ” tandasnya. (Dar/Adv)





