habarbangsa.com (TENGGARONG) – Diamanahkan sebagai anggota Banggar DPRD provinsi Kaltim menggantikan Hasanuddin Mas’ud yang sekarang menjabat Ketua DPRD Kaltim, Salehuddin soroti beberapa OPD di Kaltim dengan realisasi anggaran yang belum maksimal.
Politisi Golkar tersebut mengatakan, karena dirinya baru masuk di Banggar maka secara administrasi jika ada agenda terkait saya juga dilibatkan. Yang pasti kita akan mengevaluasi di Banggar terutama program dan realisasi kegiatan provinsi Kaltim, karena ada beberapa perangkat daerah yang tidak melaksanakan realisasi dengan baik.
Misalnya di Dinas Pendidikan Kaltim dengan realisasi maksimalnya di angka 74 persen, sementara untuk pendidikan menjadi kewajiban pemerintah Provinsi maupun DPRD untuk menganggarkan sesuai mandatory spanding 20 persen.
“Ini sangat disayangkan kalau realisasinya hanya 74 persen, artinya ada sekitar 20 persen lebih itu tidak diserap atau direalisasikan, sementara kalau bicara pendidikan sebenarnya di provinsi Kaltim kita butuh sarana dan prasarana, akses ke sekolahan kemudian bagaimana meningkatkan uji kompetensi guru dan lainnya, kalau sampai 20 persen lebih sisanya ini tidak terserap sangat disayangkan, itu baru di Dinas Pendidikan belum lagi kita berbicara OPD atau Dinas yang lainnya, ” paparnya.
Salehuddin memastikan, di awal tahun ini dirinya berharap sudah ada proses percepatan terkait belanja-belanja langsung yang memang harus bersentuhan dengan masyarakat, sesuai dengan visi misi Gubernur Kaltim jangan sampai proses perencanaan yang sudah kita matangkan, pembahasan KUA-PPAS juga sudah kita matangkan tapi tiba-tiba pada proses eksekusinya justru diluar dari ekspektasi kita.
“Dan akhirnya tujuan visi misi rencana strategi dimasing-masing OPD tidak tercapai otomatis ini menjadi evaluasi bersama, jangan sampai ini bisa terjadi lagi, ” ujarnya.
Ia menambahkan, jika berbicara trend pendapatan kita ini sebenarnya luar biasa, bahkan asumsi kita di 2023 ini plus nanti di perubahan kemungkinan besar APBD Kaltim menyentuh angka 20 Triliun lebih, dan terbesar sepanjang sejarah nilai APBD Kaltim.
“Sehingga besaran yang belum terealisasi itu kalau tidak dibarengi dengan proses manajemen pengelolaan keuangan yang baik kemudian perencanaan dan realisasi anggaran yang tidak signifikan saya pikir ini juga akan percuma, ” imbuhnya.
Sebagai informasi, penempatan Salehuddin, S.Sos.,S.Fil.,M.AP sebagai anggota Banggar menggantikan posisi Hasanuddin Mas’ud, sesuai surat Keputusan DPRD provinsi Kaltim Nomor 03 Tahun 2023 tentang Perubahan Lampiran Surat Keputusan DPRD provinsi Kaltim Nomor 09 tahun 2022 tentang Penetapan Pimpinan Dan Keanggotaan ALAT Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi Golongan Karya DPRD Kaltim. (Dar/Adv)





