• Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
  • Di Senoni, Salehuddin Sampaikan Tata Ruang Berkelanjutan Untuk…
  • Gelar Sosper Nomor 9 Tahun 2023, Ini Harapan…
  • Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei    

Firnadi : Mengoptimalkan Peran BUMD Sebagai Garda Depan Pengelolaan Aset Dan Kekayaan Daerah

admin - Advertorial - 04/07/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Orientasi kerja BUMD masih terlalu konvensional, cenderung pasif, dan belum mampu bertransformasi secara menyeluruh sesuai tantangan zaman. Untuk itu, anggota Komisi II DPRD Kaltim mengatakan, perlunya langkah konkret dan terukur dalam mengoptimalkan peran BUMD sebagai garda depan pengelolaan aset dan kekayaan daerah. “Selama ini peran strategis BUMD masih jauh dari harapan. Padahal, Kalimantan Timur memiliki sumber daya alam yang melimpah, dari pertambangan, migas, hingga aset-aset strategis lainnya yang seharusnya dapat dikelola lebih agresif dan inovatif, ” ungkap politisi PKS ini.

Ia mengaku, seharusnya BUMD bisa mengambil peran sebagai katalisator ekonomi daerah, bukan sekadar entitas administratif tanpa dampak signifikan. Ia juga menyoroti bahwa potensi fiskal daerah kerap tertahan oleh manajemen aset yang tidak produktif dan pola kerja sama yang terlalu menguntungkan mitra swasta. “Salah satu contoh adalah pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi Kaltim berupa Wisma Kaltim di Jakarta. Bangunan tersebut kini telah berubah fungsi menjadi Hotel Blue Sky setelah dialihkelola melalui skema kerja sama antara PT Mitra Bina Sukses (PT MBS), BUMD Kaltim, dengan PT Blue Sky. Model kolaboratif ini, telah memberikan kontribusi nyata bagi PAD melalui pendapatan tetap sebesar Rp904 juta per tahun, ” paparnya.

Ia menuturkan, transformasi ini membuktikan bahwa aset yang dulu tak produktif bisa jadi penyumbang PAD Kaltim. “Namun, kita tetap berharap ada peningkatan skema kerja sama yang lebih menguntungkan, tidak hanya fixed cost,” harapnya. Ia menambahkan, transformasi BUMD, dalam kerangka itu, bukan sekadar mengganti manajemen atau meningkatkan laba, tetapi menyusun ulang orientasi dan strategi agar benar-benar memberi dampak langsung bagi rakyat. “Aset publik tidak boleh dibiarkan tidur, apalagi menjadi beban. Sebaliknya, aset harus menjadi alat pembangunan, penggerak kesejahteraan, dan cermin kemandirian ekonomi daerah, ” tandasnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi#Firnadi Ikhsan
PREVIOUS
Putusan MK Terkait Pemilu, Salehuddin Berikan Pandangannya
NEXT
Akhmed Reza Fachlevi Apresiasi Kabupaten Kota Laksanakan Turnamen Catur
Related Post
04/07/2025
Salehuddin Gelar Reses Perdana Masa Sidang II Serap Aspirasi Masyarakat Di Tenggarong
10/10/2023
Harapan Salehuddin Kepada Pj Gubernur Kaltim Dr, Drs Akmal Malik, M.Si,
10/11/2023
Abduh Jelaskan Angka TPT Tinggi Berkaitan Dengan Hilir Mudik Penduduk
14/10/2023
Dishub Kukar Bakal Penuhi Keinginan Masyarakat Dengan Pengadaan Bis Pelajar
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved