• Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
  • Salehuddin Gelar Besempekat Bersama Masyarakat Timbau
  • Salehuddin Kembali Sampaikan Perda Nomor 2 Tahun 2022,…
  • Tempat Wisata di Tenggarong Banjir Pengunjung Selama Libur…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
April 2026
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Mar    

Firnadi : Mengoptimalkan Peran BUMD Sebagai Garda Depan Pengelolaan Aset Dan Kekayaan Daerah

admin - Advertorial - 04/07/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Orientasi kerja BUMD masih terlalu konvensional, cenderung pasif, dan belum mampu bertransformasi secara menyeluruh sesuai tantangan zaman. Untuk itu, anggota Komisi II DPRD Kaltim mengatakan, perlunya langkah konkret dan terukur dalam mengoptimalkan peran BUMD sebagai garda depan pengelolaan aset dan kekayaan daerah. “Selama ini peran strategis BUMD masih jauh dari harapan. Padahal, Kalimantan Timur memiliki sumber daya alam yang melimpah, dari pertambangan, migas, hingga aset-aset strategis lainnya yang seharusnya dapat dikelola lebih agresif dan inovatif, ” ungkap politisi PKS ini.

Ia mengaku, seharusnya BUMD bisa mengambil peran sebagai katalisator ekonomi daerah, bukan sekadar entitas administratif tanpa dampak signifikan. Ia juga menyoroti bahwa potensi fiskal daerah kerap tertahan oleh manajemen aset yang tidak produktif dan pola kerja sama yang terlalu menguntungkan mitra swasta. “Salah satu contoh adalah pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi Kaltim berupa Wisma Kaltim di Jakarta. Bangunan tersebut kini telah berubah fungsi menjadi Hotel Blue Sky setelah dialihkelola melalui skema kerja sama antara PT Mitra Bina Sukses (PT MBS), BUMD Kaltim, dengan PT Blue Sky. Model kolaboratif ini, telah memberikan kontribusi nyata bagi PAD melalui pendapatan tetap sebesar Rp904 juta per tahun, ” paparnya.

Ia menuturkan, transformasi ini membuktikan bahwa aset yang dulu tak produktif bisa jadi penyumbang PAD Kaltim. “Namun, kita tetap berharap ada peningkatan skema kerja sama yang lebih menguntungkan, tidak hanya fixed cost,” harapnya. Ia menambahkan, transformasi BUMD, dalam kerangka itu, bukan sekadar mengganti manajemen atau meningkatkan laba, tetapi menyusun ulang orientasi dan strategi agar benar-benar memberi dampak langsung bagi rakyat. “Aset publik tidak boleh dibiarkan tidur, apalagi menjadi beban. Sebaliknya, aset harus menjadi alat pembangunan, penggerak kesejahteraan, dan cermin kemandirian ekonomi daerah, ” tandasnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi#Firnadi Ikhsan
PREVIOUS
Putusan MK Terkait Pemilu, Salehuddin Berikan Pandangannya
NEXT
Akhmed Reza Fachlevi Apresiasi Kabupaten Kota Laksanakan Turnamen Catur
Related Post
08/11/2023
DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna Ke 40, Raperda Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah Disetujui Menjadi Perda
01/06/2025
Pentingnya Mengalihkan Perhatian Anak Muda Dari Main HP Ke Kegiatan Yang Lebih Produktif
05/04/2023
Kundapil Ke Kukar, Seno Aji Harap Bisa Meningkatkan Pembangunan Di Kukar
16/02/2023
Salehuddin Inginkan Kaltim Tidak Ada Lagi Ketimpangan Kualitas Pendidikan
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved