habarbangsa.com (LOA KULU) – Festival Jembayan Kampung Tuha (FJKT) 6 dan Hari Jadi Desa Jembayan ke 390 kembali digelar tahun ini, dan resmi dimulai hingga 20 Juli 2025 mendatang dengan berbagai macam kegiatan. Kegiatan tersebut dibuka oleh anggota DPRD provinsi Kaltim dari Dapil Kukar Firnadi Ikhsan, di halaman kantor Desa Jembayan, Sabtu (12/07/2025). Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kukar Guntur juga berkesempatan hadir, meskipun tidak ikut dalam prosesi pembukaan Festival tersebut. Namun politisi PDIP ini berkesempatan ikut hadir dalam ziarah ke makam Aji Pangeran Sinom Panji Mendapa bersama seluruh undangan yang hadir.
“Saya berharap, Festival Jembayan Kampung Tuha (FJKT) memeriahkan Hari Jadi Desa Jembayan terus dilestarikan. Saya ikut senang dalam kegiatan ini, yang pertama kita mengangkat budaya, kata Bung Karno kalau kita ingat Jas Merah yang merupakan singkatan dari “Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah” berarti kita ingat dengan sejarah, otomatis kedepannya kita lebih baik lagi, ” terang Guntur.
Ia menegaskan, bahwa kita jangan melupakan sejarah, termasuk sejarah di Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu ini. “Saya juga bersyukur termasuk juga pemerintah desa Jembayan dan kepala adat di sana, bahwa Festival ini sudah dilaksanakan keenam kalinya. Jadi pada saat ulang tahun Desa Jembayan itu minimal kita harus ziarah dulu ke makam tersebut, saya juga baru tau itu, lalu melaksanakan rangkaian kegiatan dalam Festival tersebut, ” ungkapnya.
Politisi PDIP ini juga berharap, kegiatan ini kedepannya lebih ditingkatkan lagi, jadi pada ulang tahun Desa Jembayan mungkin prosesi adatnya juga lebih ditingkatkan lagi. “Karena orang-orang pada zaman dahulu itu yang ditingkatkan juga bagaimana ke gotong royongannya ini yang diutamakan. Jadi jangan sampai di zaman sekarang ini kita sering lupa akan gotong royong. Saya berharap kegiatan seperti ini kedepannya itu lebih ditingkatkan lagi, ” tukasnya. (Dar/Adv)





