• Kapolres Kukar Pimpin Apel HUT Bhayangkara ke 80 
  • Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Efektivitas Pengawasan Publik Dan…
  • Polres Kukar Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, 8-21…
  • Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Juli 2026
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« Jun    

Reza Usulkan Reformulasi Kebijakan Tata Ruang Di Wilayah Berbatasan Dengan Area Pertambangan

admin - Advertorial - 17/06/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Anggota DPRD provinsi Kaltim Akhmed Reza Fachlevi mengusulkan reformulasi kebijakan tata ruang, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan area pertambangan. Penataan ulang sangat penting untuk menjamin keselamatan masyarakat. Hal ini dilakukan mengingat adanya peristiwa longsor yang terjadi di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kukar. “Penanganan dampak dan pemulihan infrastruktur tidak boleh setengah hati. Kami minta semua tambang punya SOP yang ketat untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini juga menekankan, pentingnya peninjauan ulang izin tambang, terutama yang dinilai berdampak negatif terhadap lingkungan. DPRD Kaltim berkomitmen penuh untuk mengawal pemulihan pasca-longsor dan memastikan adanya langkah-langkah konkret yang berpihak pada keselamatan warga. “Kami juga ajak masyarakat aktif menyuarakan dampak yang dirasakan. Ini bagian dari pengawasan kolektif demi menjaga kelestarian lingkungan kita,” imbuhnya.

Ia mengaku, peristiwa longsor yang terjadi di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, bencana ini harus menjadi titik awal untuk juga dilakukan evaluasi keberadaan tambang yang dekat dengan permukiman warga. “Longsor ini bukan hanya soal bencana alam, tapi menyangkut keselamatan warga dan keberlanjutan lingkungan. Kami mendesak pemerintah segera mengkaji potensi keterkaitan aktivitas tambang dengan kejadian ini,” tuturnya.

Ia juga menyoroti berbagai faktor risiko, mulai dari perubahan struktur tanah, hilangnya vegetasi, hingga lemahnya pengawasan. “Kajian komprehensif dan tindakan tegas harus segera dilakukan jika ditemukan pelanggaran dalam pengelolaan lingkungan. DPRD Kaltim berjanji akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat, ” demikian. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Akhmad Reza Fachlevi#Anggota DPRD Provinsi
PREVIOUS
Komisi II DPRD Kaltim, Soroti Peran BPKAD Dalam Pengelolaan Aset Provinsi
NEXT
Daya Tampung Sekolah Negeri di Kukar, Sarkowi Berikan Tanggapan
Related Post
22/07/2025
Paripurna ke-25, Fraksi Gerindra Kaltim Sampaikan Sikapnya atas tanggapan Gubernur Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan
20/11/2023
Layanan Telemedicine Yang Diluncurkan Dinkes Kaltim Sangat Diapresiasi Salehuddin
12/07/2025
Agus Aras : Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Antara Pemerintah Provinsi Dan Pemerintah Kabupaten Diperlukan
22/07/2023
Harapan Ely Hartati Rasyid Di Hari Bhakti Adhyaksa ke 63
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved