habarbangsa.com (SAMARINDA) – Sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten mutlak diperlukan, terutama dalam penyusunan dokumen Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kalimantan Timur Agus Aras beberapa waktu lalu. “Tanpa keselarasan visi dan program antara dua tingkat pemerintahan ini, arah pembangunan akan berjalan pincang dan tidak efektif, ” ungkap Politikus Partai Gerindra tersebut. Ia menekankan, pentingnya komunikasi dan penyelarasan dalam setiap tahap perencanaan. Sehingga arah kebijakan pembangunan ke depan dapat berjalan seiring dan selaras.
Ia juga menyoroti secara khusus Kabupaten Kutai Timur, salah satu daerah pemilihannya, yang saat ini tengah menyusun dokumen perencanaan jangka menengah. Agus menilai, Kutai Timur sebagai daerah dengan potensi sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, memerlukan strategi pembangunan yang tepat dan terukur, serta dukungan penuh dari pemerintah provinsi. “Salah satu fokus utama dalam RPJMD provinsi, lanjutnya, adalah peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, dua sektor tersebut harus menjadi prioritas bersama agar masyarakat bisa merasakan manfaat konkret dari kebijakan pembangunan yang diambil. Pemerintah kabupaten pun perlu menyesuaikan dan termuat dalam RPJMD,”terangnya.
Agus berharap, seluruh kepala daerah, khususnya Bupati Kutai Timur yang kini tengah menjalankan awal masa jabatan, memiliki komitmen kuat dalam menyusun program-program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mendukung agenda strategis provinsi. “Kita berharap bahwa benar-benar dalam lima tahun kepemimpinan Bupati Kutai Timur benar-benar dapat meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur,” harapnya. (Dar/Adv)





