habarbangsa.com (TENGGARONG) – Dalam Reses Masa Sidang II tahun 2025 ini secara garis besar yang dibutuhkan masyarakat saat ini dengan aspirasi yang masuk, yakni tetap masalah infrastruktur terutama jalan. Hal ini diungkapkan anggota DPRD provinsi Kalimantan Timur dari Dapil IV Kutai Kartanegara Firnadi Ikhsan, saat rampung menggelar masa Reses, Rabu (8/7/2025).
Menurutnya, ekonomi masyarakat sendiri juga akan banyak tergantung dari infrastruktur jalan, kalau infrastruktur ini lancar maka perekonomian di masyarakat juga lancar. “Masyarakat tetap menanyakan bagaimana jalan-jalan yang masih rusak, atau akses badan jalan yang belum dibuka, nah ini memang PR kita, ” katanya.
Kemudian lanjutnya, saat Reses ada juga dirinya sampaikan perbaikan infrastruktur jalan yang kewenangannya dari Provinsi, dimana kita bisa membantu Pemkab Kukar melalui skema bantuan keuangan, yakni dengan cara Pemerintahan Daerah membuat perencanaan dan kemudian menyampaikan permohonan bantuan ke Provinsi, kemudian ada dana dari Provinsi yang kita bisa kolaborasikan ke Kabupaten Kukar.
“Atau ada infrastruktur jalan, kewenangannya dari pemerintahan Kabupaten, yang memang Kabupaten yang harus menyelesaikannya, ” imbuhnya. Politisi PKS ini mengaku, bahwa Reses kali ini dirinya lebih mengambil tema spesifik ke Dapilnya untuk menjaring aspirasi masyarakat secara lebih mendalam dan terfokus pada isu-isu tertentu.
“Reses kali ini memang saya sengaja spesifik di setiap lokasi reses, jadi ada reses dengan para peternak, reses dengan guru ngaji dan lainnya, untuk hari ini saya mencoba reses dengan para pelaku UMKM di Tenggarong, ” ungkap Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim ini.
Ia menambahkan, karena Reses kali ini saya pilih spesifik, maka selain aspirasi infrastruktur, ada juga aspirasi di seputar pembangunan ekonomi masyarakat di bidang peternakan, kemudian perikanan dan lainnya. “Contohnya di Kecamatan Kota Bangun kebutuhan mereka terkait alat tangkap, terkait bibit sapi, ikan kemudian pakan, termasuk hari ini dengan pelaku UMKM di Tenggarong kebutuhan permodalan dan manajemen, ” tutupnya. (Dar/Adv)





