habarbangsa.com (TENGGARONG) – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan sektor pariwisata daerah, salah satunya melalui pembangunan wahana rekreasi air (waterboom) di Pulau Kumala. Hingga saat ini, progres pembangunan terus dilakukan. Targetnya, waterboom tersebut dapat beroperasi penuh paling lambat pada bulan Desember tahun ini
Hal ini pun mendapat dukungan dari anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kukar H. Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP. “Pengembangan wisata pulau Kumala saat ini cukup baik, apalagi ditambah wahana waterbom, dan ini sebagai titik balik kebangkitan Pulau Kumala, ikon wisata Tenggarong yang sempat mati suri, ” ujarnya. Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim ini menilai, pembangunan ini merupakan langkah strategis dalam memulihkan fungsi Pulau Kumala sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus motor penggerak ekonomi lokal.
“Agak terlambat memang, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Wahana lama harus direnovasi, dan kawasan ini harus kembali hidup, selama ini Pulau Kumala belum memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saya inhin proyek revitalisasi besar ini harus berdampak nyata, tidak hanya menjadi tempat hiburan semata, ” ungkapnya.
Politisi Golkar ini juga mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk belajar dari pengalaman masa lalu. Gagalnya kerja sama dengan investor besar menjadi pelajaran penting bahwa tata kelola dan komitmen jangka panjang sangat menentukan keberhasilan kawasan wisata.
“Jangan sampai aset sebesar ini dibiarkan terbengkalai lagi. Pengelolaannya harus profesional dan berkelanjutan,” imbuhnya. Ia berharap keberadaan Waterboom tidak hanya menghidupkan kembali Pulau Kumala, tetapi juga membuka lapangan kerja. “Kemudian menghidupkan UMKM lokal, dan memperkuat identitas Kukar sebagai daerah wisata yang modern namun berkelanjutan, ” tandasnya. (Dar/Adv)





