habarbangsa.com (TENGGARONG) – Kabupaten Kutai Kartanegara bakal menggelar pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada pada 19 April 2025 mendatang. Lembaga Keroan Kutai (LKK) menggelar deklarasi damai pada pelaksanaan PSU Pilkada Kukar, Selasa (15/04/2025).
Sekjen LKK Provinsi Kaltim Al Qomar didampingi Ketua LKK Kecamatan Tenggarong Azis dan Ketua LKK Kecamatan Tenggarong Seberang Robyansyah mengatakan, pemungutan suara ulang kepala daerah ini merupakan instrumen yang penting untuk memilih kepala daerah yang akan membawa kemajuan pada Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Untuk itu, penting bagi seluruh masyarakat dalam mendukung jalannya pemilihan suara ulang agar tidak ada gangguan yang berarti. Kita sebagai masyarakat di daerah ini harus bisa menciptakan situasi yang kondusif untuk menghindari perpecahan di daerah ini,” ungkapnya.
Al Qomar memastikan, dalam PSU Pilkada Kukar ini kami dari Lembaga Keroan Kutai yang telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM siap berpartisipasi aktif. Lembaga ini mencakup Laskar Kebangkitan Kutai, Paslit, dan lembaga Putri Mayang Mengurai. Secara organisasi, kami tunduk dan patuh pada aturan yang berlaku.
“Situasi di Kukar sebelumnya memang terasa kurang kondusif. Namun, dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi baru-baru ini, kami berharap kondisi akan membaik. Kami juga berharap kepala daerah yang nantinya terpilih dapat membawa Kukar menjadi lebih maju dan berkeadilan, ” tuturnya.
Ia menegaskan, bahwa pihaknya ingin menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan PSU yang damai dan kondusif di Kukar. Saat ini, masih banyak warga yang belum mengetahui atau memahami pelaksanaan PSU.
Ia menambahkan, pihaknya dari Lembaga Keroan Kutai juga menghimbau seluruh masyarakat Kukar untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan sampai banyak yang golput, karena suara yang tidak digunakan adalah kesempatan yang terbuang untuk menentukan pemimpin yang terbaik.
“Kami juga telah menginstruksikan jajaran di tingkat kecamatan melalui Kepengurusan Provinsi Kaltim untuk mendukung kelancaran PSU ini. Kami berharap seluruh pihak bisa berkolaborasi, baik dari sisi keamanan maupun pemerintahan, demi suksesnya pelaksanaan PSU di Kutai Kartanegara, ” demikian. (Dar)





