• Kapolres Kukar Pimpin Apel HUT Bhayangkara ke 80 
  • Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Efektivitas Pengawasan Publik Dan…
  • Polres Kukar Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, 8-21…
  • Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
September 2026
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Jul    

Firnadi : Pendataan Aset Harus Menjadi Prioritas Utama Pemerintah Daerah

admin - Advertorial - 16/06/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Anggota Komisi II DPRD provinsi Kaltim Firnandi Ikhsan mengatakan, bahwa pendataan aset seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah, mengingat aset merupakan salah satu kekayaan dasar pemerintah daerah. Ia mengkritik kondisi saat ini, di mana Pemprov belum bisa memastikan secara menyeluruh jumlah dan posisi fisik aset yang dimilikinya. “Bagaimana mungkin kita sebagai pemilik daripada apa yang dititipkan atau yang kita miliki itu tidak mengetahui jumlahnya dan keberadaannya” ujarnya.

Politisi PKS ini menilai, masalah pendataan aset, hampir setiap tahun masuk dalam sorotan BPK. Ia menyebut hal ini menunjukkan lemahnya keseriusan pemerintah daerah dalam menuntaskan masalah yang sama dari tahun ke tahun. “Padahal regulasi soal pendataan dan pemanfaatan aset sudah cukup jelas dan tersedia. Evaluasi tentang aset ini selalu biasanya dimasukkan dalam temuan BPK. Bahwa masalah aset, baik pendataan maupun pengelolaan itu hal penting yang harus diselesaikan,” ungkapnya.

Ia mengaku, lemahnya pendataan aset milik Pemerintah Provinsi yang dinilai belum tuntas dan berulang kali menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Persoalan ini kembali mencuat dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim, khususnya terkait aset pendidikan dan infrastruktur yang belum bersertifikat, Kamis, 12 Juni 2025. Ia menambahkan, pengelolaan aset di Kaltim belum dijalankan dengan maksimal. Salah satu indikatornya adalah masih banyaknya aset yang belum memiliki legalitas formal, terutama dalam sektor pendidikan menengah.

“Dalam LKPj kemarin ada beberapa lokasi sekolah, baik SMA maupun SMK, yang belum selesai surat menyuratnya di BPN (Badan Pertahanan Nasional). Itu bagian yang harus kita selesaikan. Karena itu aset kita yang hari ini pengelolaannya masih belum beres,” tutupnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi#Firnadi Ikhsan
PREVIOUS
Kelangkaan Gas Di Kukar, ini Tanggapan Anggota DPRD Kaltim Firnadi Ikhsan
NEXT
Perlunya Pembangunan SMK Baru di Mahulu, Ekti : Pemerataan Pendidikan Di Seluruh Wilayah Kaltim
Related Post
04/11/2023
Wakil Ketua DPRD Kaltim Pastikan Pembangunan IKN Takkan Berdampak Terhadap Degradasi Hutan
19/05/2024
Festival Islami Tahun 2024 Ditutup Dengan Sholawat Dan Tausiyah, Hadirkan Hadad Alwi dan Habib Alwi Assegaf
02/05/2025
Ekti Imanuel Dukung Sektor Pertanian Di Kubar
04/10/2023
Rakornas P2DD, Pemkab Kukar Raih 2 Penghargaan
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved