habarbangsa.com (TENGGARONG) – Anggota DPRD Kaltim dari Dapil IV Kukar Guntur berharap, setiap Kecamatan di Kukar mempunyai ikon, salah satunya sekarang ikon yang sudah 5 tahun kita bina adalah budidaya buah semangka di Desa Menamang Kanan, Kecamatan Muara Kaman, Kukar.
Politisi senior PDIP ini mengatakan, budidaya buah semangka di Desa Menamang Kanan sudah 115 hektare yang ada disana dan sekarang baru dua minggu yang lalu kita selesai panen sudah mencapai 1.467 ton.
Masalah pertanian ini tugas kita salah satunya mungkin dalam pertanian dalam arti luas, sementara ini kita sudah bina petani Semangka di Desa Menamang Kanan Kecamatan Muara Kaman.
“Ini kita sudah memenuhi pasar untuk buah semangka di Kaltim. Dan alhamdulillah kita juga bisa kirim ke Jawa salah satunya kemarin kita kirim ke Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi, ” ujarnya.
Ia mengaku, sekarang ini dirinya merasa bangga dengan teman-teman petani itu adalah ada yang mencapai hasil panen buahnya satu biji dengan berat 17 kilogram, jadi rata-rata sekarang satu buah semangka beratnya 5 sampai 10 kilogram.
“Kenapa ini harus kita kembangkan, bagaiman strategi ini juga mempersiapkan IKN, jangan sampai dengan adanya IKN kita di Kukar memiliki luasan lahan tapi hasilnya malah dari luar dan kita jadi penonton, tapi bagaimana dari kita sendiri yang mengembangkan potensi ini, ” tuturnya.
Ia menuturkan, bahwa dari awal sampai sekarang itu penjualan buah semangka dengan adanya IKN mengalami peningkatan, saat ini sudah mencapai 30 persen.
“Saya berharap kedepan, memang ada ikon yang harus kita kembangkan yang lokal, salah satunya ada pisang grecek yang ada di Kutim, kemudian bagaimana kita mengembangkan jeruk, karena jeruk ini cocok juga di tanam ditempat kita. Seperti juga potensi buah Lai di Desa Batuah, ” tambahnya.
Ia berharap, minimal petani kita yang memenuhi hasil panen buah bukan dari luar, malah sekarang dari Sulawesi ada yang sudah mempersiapkannya bagaimana hasil panennya bisa masuk ke IKN.
“Saya harap dengan hadirnya ikon seperti Semangka Menamang, Kaltim bisa dikenal tidak hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga produk unggulan hasil pertanian. Dengan mengembangkan produk unggulan lokal, kami harap pertanian di Kaltim bisa semakin maju dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat,” tandasnya. (Dar/Adv)





