• Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
  • Di Senoni, Salehuddin Sampaikan Tata Ruang Berkelanjutan Untuk…
  • Gelar Sosper Nomor 9 Tahun 2023, Ini Harapan…
  • Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei    

Desa Prangat Baru Apresiasi Program Kapak Prabu Dari PT PHKT

admin - Advertorial - 16/11/2023
admin
0 Comments

habarbangsa.com (MARANGKAYU) – Kepala Desa (Kades) Prangat Baru Fitriati mengapresiasi program PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) yang mengusung konsep Kampung Ekologi untuk Pengembangan Kampung Kopi Luwak Desa Prangat Baru (Kapak Prabu).

Ia mengatakan, inovasi dan pengembangan Kapak Prabu sebagai salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR perusahaan. Kapak Prabu merupakan program budi daya Kopi Liberika dan Kopi Luwak yang berlokasi di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

“Sejak tahun 2020, program Kapak Prabu terus dikembangkan hingga kini menjadi kampung ekologi, dan kami di Pemdes sangat mengapresiasi program ini, ” ujar Fitriati.

Ia menjelaskan, Konsep kampung ekologi ini agar masyarakat tidak hanya dapat menikmati hasil atau produk Kopi Liberika dan Kopi Luwak saja, tapi juga bisa mempelajari ilmu dari mulai tata cara pembibitan hingga penyajian kopi,

“termasuk juga di dalamnya cara melakukan konservasi luwak, lebah kelulut, dan lainnya. Tentunya, semua proses tersebut dilakukan dengan mengedepankan prinsip ramah lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kapak Prabu, Rindoni mengungkapkan, hingga tahun 2022, Kapak Prabu telah menanam 13.560 bibit Kopi Liberika di atas lahan seluas 27 hektar. Selain milik Rindoni, area tanah tersebut dikelola oleh 34 petani kelompok Kapak Prabu lainnya.

“Saat ini, puluhan warga dari dua tetangga desa Prangat Baru yaitu Desa Prangat Selatan dan Desa Makarti juga telah bergabung dan mereplikasi budi daya Kopi Liberika di wilayah mereka,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam perjalanan mewujudkan kampung ekologi, PHKT terus memberikan pendampingan dan pengembangan kepada Kapak Prabu. Tidak hanya di bidang kopi, akan tetapi juga penerapan teknologi ramah lingkungan, konservasi, hingga wisata. Berkat pendampingan dan pengembangan yang didukung oleh PHKT, selama beberapa tahun ini sudah cukup banyak tamu yang berkunjung dan belajar di Kapak Prabu, baik dari pemerintahan, lembaga, perusahaan hingga universitas di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“Seiring berjalannya waktu, potensi Kapak Prabu ini bertumbuh menjadi kampung ekowisata ditandai dengan dibentuknya kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Prangat Baru. Sejak dicetuskannya program Kapak Prabu, pola pikir masyarakat sekitar terhadap keberadaan hewan luwak secara perlahan mengalami perubahan. Awalnya masyarakat setempat selalu menganggap luwak sebagai hama pemakan ternak ayam milik warga. DDengan adanya pengembangan Kapak Prabu menjadi kampung ekologi, paradigma masyarakat terhadap luwak juga telah berubah. Kini masyarakat percaya bahwa luwak harus dilindungi kelestariannya, karena menghasilkan hubungan yang mutual sekaligus nilai ekonomi tinggi dari biji kopi yang dimakannya,“ pungkasnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #diskominfo#Headline
PREVIOUS
Kades Embalut Bersyukur, Ruang Kelas SMKN 1 Tenggarong Seberang Hampir Rampung
NEXT
Kades Beringin Agung Sambut Baik, Desanya Dipilih Menjadi Sasaran Program Pendampingan Desa Devisa Halaban Wood Charcoal Kaltim
Related Post
17/10/2023
Camat Sebulu : Akses Jalan Desa Beloro Menuju Tanjung Harapan Bakal Mulus
19/11/2023
Perlu Ada Kebijakan Ketahanan Farmasi Nasional, Ini Kata Salehuddin
27/01/2024
Salehuddin Gelar Sosper Perdana 2024 Di Kelurahan Muara Jawa Tengah
03/02/2023
Hadiri Pengajian Warga Paguyuban Jember Di Tenggarong, Muhammad Samsun Harap Dapat Terus Menjalin Silaturahmi
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved