habarbangsa.com (SAMARINDA) – Anggota Komisi III Bagus Susetyo berharap Pemerintah Provinsi Kaltim memperjuangkan pelaku wirausaha daerah terlibat dengan hadirnya IKN.
“Mestinya Gubernur Kaltim dan jajarannya itu harus memperjuangkan pelaku wirausaha daerah, karena selama ini kita tahu sudah ratusan Triliun itu digelontorkan oleh Kementerian Keuangan, dan projek itu adalah diatas 100 Miliar yang kemampuan kita tidak memungkinkan untuk pengusaha lokal. Untuk itu saya menyarankan Gubernur Kaltim membuat Satgas seperti yang ada di Satgas pusat, yang intinya pertama memperjuangkan pelaku usaha lokal itu bisa terlibat dalam proses pembangunan dengan hadirnya IKN, ” terang Bagus Susetyo kepada awak media belum lama ini.
Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Balikpapan ini menambahkan, selain itu Pemerintah Provinsi juga ikut mengawasi apakah benar mereka melibatkan Sumber Daya Manusia Lokal.
“Dengan adanya itu mestinya Pemerintah Provinsi Kaltim juga meningkatkan anggaran di Dinas Tenaga Kerja, dalam artian memberikan kemudahan balai latihan kerja dan memberikan sertifikasi dan kompetensi masing-masing siswa yang telah lulus. Sehingga mereka mempunyai kemampuan yang sama dengan lulusan dari Jawa, karena selama ini memang ada perbedaan, ada ketidak samaan antara kualitas lulusan Kaltim dengan lulusan di Jawa. Makanya ini menjadi tugas pemerintah daerah, ” paparnya.
Kemudian lanjut politisi Gerindra tersebut, mengenai ketahanan pangan, nanti kebutuhan pangan cukup besar saat IKN, dan apa yang harus kita lakukan. Ini juga harus dipikirkan pemerintah daerah dan tentunya kita pasti mendukung.
“Nantinya pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih dari 150 ribu penduduk, dalam momentum IKN mendatang. Dimana pemindahan penduduk tersebut, menurutnya, sangat berpotensi dalam hal kebutuhan pangan dan ini harus segera kita maksimalkan potensi pertanian kita, ” tutupnya. (Dar/Adv)





