habarbangsa.com (SAMARINDA) – Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry mengatakan, dengan hadirnya IKN di Kaltim perlu ada forum pembauran nusantara. Forum itu akan jadi medium bersilaturahmi, baik pendatang maupun lokal dengan hadirnya IKN Nusantara.
Hal ini penting, mengingat salah satu persoalan serius yang akan ditimbulkan dari hadirnya IKN Nusantara adalah interaksi sosial.
“Disatu sisi, di IKN tetap ada masyarakat lokal namun ada pula masyarakat pendatang. Sehingga proses terjadinya interaksi ini kan ada 2 kemungkinan. Apakah nanti akan asosiatif ada asimilasi, akulturasi, kerja sama, atau disasosiatif? Di sana akan terjadi persaingan dan konflik,” tutur politisi Golkar tersebut.
Sarkowi mengatakan, jika nantinya forum tersebut terealisasi, maka Badan Otorita IKN juga bisa menjalin komunikasi. Terutama ketika ada persoalan-persoalan terjadi. Untuk itu, kami juga berharap pemerintah harus mengantisipasi dan menangani potensi persoalan tersebut.
“Saya memahami bahwa sebagian besar masyarakat lokal dilanda kekhawatiran. Khawatir tidak mendapat perhatian yang layak. Kekhawatiran tersebut sudah semestinya diperhatikan pemerintah. Misalnya tenaga kerja, itu diambil dari luar Kaltim. Sementara itu, masyarakat Kaltim tidak dilibatkan. Kemudian muncul kecemburuan. Hal seperti ini harus ada perhatiannya,” terangnya.
Maka lanjutnya, harus ada desain yang disiapkan agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat dan akhirnya menimbulkan konflik tertentu.
“Maka kedepannya perlu dibentuk Forum Pembauran Nusantara di IKN,” tandasnya. (Dar/Adv)





