habarbangsa.com (TENGGARONG) – Momen pada 27 Januari 1947 atau peristiwa sejarah perjuangan merah putih di Sanga-Sanga telah menorehkan sejarah yang patut dikenang sepanjang masa, dan sebagai teladan bagi generasi muda maupun di masa mendatang dalam mempertahankan kemerdekaan dari penjajah.
Hal ini diungkapkan anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kukar Salehuddin, S.Sos.,S.Fil.,M.AP, usai melaksanakan kegiatan Sosper, di Dusun Sukodadi RT. 15 Kelurahan Mangkurawang Tenggarong, Jum’at (27/01/2023).
“Sudah 76 tahun peristiwa sejarah tersebut berlalu, kami berharap momen ini bukan hanya seremonial saja tetapi ada beberapa peningkatan dari sisi substansi dari peristiwa ini, kita tidak hanya mengenang tapi juga mencoba untuk membuka kembali semangat daripada jiwa patriotisme pahlawan kita pada saat merebut Sanga-Sanga dan ini juga harus bisa tersampaikan kepada masyarakat khususnya kaum milenial, dan tentunya dapat menjadi semangat juang daripada generasi saat ini, ” jelas Salehuddin.
Politisi Golkar ini mengatakan, peristiwa Merah Putih di Sanga-Sanga sebenarnya merupakan perjuangan berskala nasional yang sepatutnya menjadi torehan yang penting di antara catatan sejarah nasional lainnya di tanah air, karena mempunyai nilai juang yang luar biasa bagi masyarakat Kaltim.
Untuk diketahui, setiap tanggal 27 Januari merupakan hari sejarah Indonesia terutama di Kaltim khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya di Kecamatan Sanga-Sanga.
Karena di wilayah ini, selalu memperingati peristiwa merah putih, dan berawal ketika tentara Belanda (NICA) pada tahun 1945 mencoba mengusai Sangasanga seutuhnya, yang dikenal dengan kekayaan akan sumber minyak dan membuat rakyat melawan tentara Belanda.
Atas peristiwa tersebut, maka di peringati setiap tanggal 27 Januari dan Tahun 2023 ini momen tersebut telah genap berusia 76 tahun. (Dar/Adv)





