• Kapolres Kukar Pimpin Apel HUT Bhayangkara ke 80 
  • Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Efektivitas Pengawasan Publik Dan…
  • Polres Kukar Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, 8-21…
  • Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Juli 2026
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« Jun    

Selain PDI Perjuangan, 8 Partai Politik di Parlemen Menolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup

admin - Nasional - 09/01/2023
admin
0 Comments

Gelombang penolakan terhadap wacana sistem pemilu proporsional tertutup terus berlangsung. Baru-baru ini, tujuh dari sembilan partai politik yang memiliki perwakilan di DPR RI menggelar pertemuan di Jakarta pada Minggu (8/1).

Partai-partai tersebut adalah Golkar, PKB, Nasdem, Demokrat, PAN, PKS, dan PPP. Meskipun Gerindra tidak hadir dalam pertemuan tersebut, tapi partai ini sepakat dengan hasil rapat. Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pertemuan tersebut menegaskan bahwa delapan partai memiliki sikap bersama, yaitu mempertahankan sistem pemilu proporsional terbuka.

Baca juga  Dua Pansus Disepakati Masa Kerja Diperpanjang, Ini Tanggapan Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kaltim

Airlangga menambahkan bahwa wacana sistem proporsional tertutup merupakan kemunduran demokrasi. Menurutnya, sistem proporsional terbuka sudah sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Desember 2008 dan sudah digunakan dalam tiga kali pemilu.

Karena itu, ia menilai gugatan atas yurisprudensi putusan MK akan menjadi preseden buruk di bidang hukum. Delapan partai politik ini juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjalankan tahapan pemilu yang sudah disepakati bersama dan menjaga netralitas sesuai peraturan perundang-undangan.

Baca juga  Anak Binaan LPKA Samarinda Dilatih Ukir Tekan Dan Sablon

Sementara itu Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menambahkan bahwa partainya sejak awal menolak wacana sistem pemilu proporsional tertutup. Menurut AHY, sistem tertutup akan menyebabkan warga negara tidak bisa memilih secara langsung calon legislatif. AHY berharap bahwa wakil rakyat dan pemimpin yang terpilih benar-benar bisa membawa perubahan dan perbaikan.

Terkait

TAGS: #Headline
PREVIOUS
Kaltim Angkat 1.417 Orang PPPK
NEXT
Untuk Pertama Kali MUSDA Muhammadiyah dan Aisyiyah Kukar Menggunakan Sistem e-Voting
Related Post
21/02/2023
Awal Tahun 2023, PT Pertamina Hulu Mahakam Berhasil Capai Produksi Gas 600 Juta Standar Kaki Kubik
10/03/2023
PT. Pertamina Hulu Mahakam Catat Rekor Baru Dalam Pengeboran Offshore di South Mahakam
02/10/2023
H. Rudy Mas’ud Terima Gelar Raden Setia Sentana Dari Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura
24/05/2023
Subholding Upstream Pertamina Kukuhkan John Anis Sebagai Direktur Utama PT. Pertamina Hulu Indonesia
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved