habarbangsa.com (TENGGARONG) – Kurang lebih tujuh bulan usai dilantik sebagai Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025–2030 bersama Wakil Bupati H. Rendi Solihin, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri melantik pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pelantikan tersebut berlangsung di kawasan Jembatan Besi 2 Tenggarong atau sekarang bernama jembatan Kedaton Agung, Selasa (23/12/2025).
Sebanyak empat pejabat resmi dilantik, yakni Suhartono sebagai Camat Kecamatan Kembang Janggut, Abdul Karim sebagai Camat Kota Bangun, Ahmad Fauzan, S.Kep sebagai Direktur Rumah Sakit Aji Muhammad Idris Kecamatan Muara Badak, serta Suryani sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Rumah Sakit Aji Muhammad Idris Kecamatan Muara Badak.
Usai pelantikan, Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri melanjutkan rangkaian kegiatan dengan mengikuti prosesi tempong tawar yang dilakukan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Sultan Aji Muhammad Arifin, M.Si. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita peresmian Jembatan Pendamping Jembatan Besi 2 yang melintasi Sungai Tenggarong.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kutai Kartanegara, Fadlon Nisa,S.E, seluruh Kepala OPD Kabupaten Kutai Kartanegara, seluruh camat se-Kabupaten Kutai Kartanegara, seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Kutai Kartanegara, serta seluruh lurah dan kepala desa di wilayah Kecamatan Tenggarong.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, pelantikan pejabat administrator dan pengawas ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi dalam rangka penyegaran serta peningkatan kinerja pemerintahan daerah. Ia juga menegaskan, rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dan penting untuk menjaga semangat serta efektivitas kerja organisasi.
“Pelantikan ini adalah bagian dari strategi kami untuk memastikan seluruh janji politik yang telah kami sampaikan kepada masyarakat dapat terimplementasi dengan baik melalui organisasi perangkat daerah,” ujar Aulia.
Ia menjelaskan, pelantikan tersebut dilakukan setelah 6 bulan masa jabatan sesuai ketentuan yang berlaku. Ke depan, Pemkab Kukar akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi guna mengoptimalkan potensi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami ingin memastikan kendaraan besar bernama Pemerintah Kabupaten Kukar ini dapat berjalan cepat dan tepat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, peresmian Jembatan Besi 2 Tenggarong dinilai menjadi ikon baru di Kecamatan Tenggarong. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat menunjang konektivitas, memperlancar arus transportasi, serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara. (Dar)





