• Kapolres Kukar Pimpin Apel HUT Bhayangkara ke 80 
  • Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Efektivitas Pengawasan Publik Dan…
  • Polres Kukar Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, 8-21…
  • Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
September 2026
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Jul    

Prosesi Penguluran Naga dan Tradisi Belimbur, Rangkaian Erau Adat Kutai 2025

admin - HabarKaltim - 28/09/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (TENGGARONG) – Prosesi penguluran naga dan Belimbur yang merupakan rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2025 berlangsung meriah, di Halaman Keraton Kutai Kartanegara, Minggu (28/9/2025).

 

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Disdikbud Kukar, M. Saidar menjelaskan, bahwa prosesi penguluran naga bukan sekadar ritual, melainkan sejarah dari kisah leluhur yang diwariskan secara turun temurun.

 

Bermula dari seorang petinggi Ulu Dusun dan istrinya Babu Jelmu yang tinggal di Gunung Jahitan Layar, Kutai Lama. Awalnya sang petinggi menemukan seekor hulat (makhluk kecil mirip ulat) di dalam batang haur kuning (bambu kuning) yang kemudian mereka pelihara.

 

“Ulat itu makin hari makin membesar dan akhirnya menyerupai naga, mereka membuatkan pondok, lalu membangun struktur tujuh ruang ke hulu dan tujuh ruang ke hilir. Tapi naga itu tak mau turun ke air, sampai mereka mendapatkan petunjuk melalui mimpi,” ujar Saidar pada Kutairaya.com.

 

Dalam mimpinya, naga meminta dibuatkan tangga khusus, dan sesajen seperti klengkeng, beras kuning, bunga melur dan air bunga. Setelah semua disiapkan, sang naga akhirnya mau turun ke air, diiringi Babu Jelmu dan petinggi Ulu Dusun.

 

“Naga itu kemudian menjunjung Lembuswana dan memunculkan Putri Junjung Buya, anak perempuan dalam sebuah balai dengan 41 tiang, lengkap dengan gong bernama Gong Raden Galuh,” ucapnya.

 

Kemudian setelah naga diulur kesungai Mahakam, ia akan dibawa mengelilingi daerah-daerah seperti Tenggarong dan berputar tiga kali sebelum akhirnya menuju Kutai Lama.

 

Sebelum sampe di sana, naga biasanya singgah terlebih dahulu di Samarinda Seberang, yang oleh masyarakat Kutai disebut sebagai tempat bekenyawa.

 

“Biasanya yang membawa naga adalah para kerabat kerajaan, bahkan bisa seorang pangeran. Di Samarinda Seberang, ada prosesi singgah sebelum naga melanjutkan perjalanannya ke Kutai Lama,” tambahnya.

 

Sementara itu, Pangeran Notonegoro Kesultanan Kutai Ing Martadipura Muhammad Heriansyah mengatakan, makna dari prosesi Belimbur adalah tradisi menyiram air kepada sesama menjelang penutupan Erau.

 

“Belimbur itu untuk penyucian diri, selama setahun mungkin kita banyak melakukan kesalahan. Nah melakui belimbur, kita berharap segala kotoran dan energi negatif dalam diri dibersihkan agar muncul aura positif,” jawabnya.

 

Belimbur dimulai dari Sultan yang memercikkan air tuli di Ranggatiti, yang merupakan tanda awal pembersihan diri Sultan dan kerabat setelah menjalani proses bepelas selama satu minggu.

 

“Setelah selesai Bepelas, Sultan dianggap sudah sah menginjak tanah. Artinya sudah hilang pamalinya, biasanya, air tuli dibawa dari Kutai Lama dan dicampur dengan air sungai mahakam,” ujarnya.

 

Saat Sultan mencelupkan bunga mayang ke dalam guci dan memercikkan air ke masyarakat, maka prosesi belimbur pun resmi dimulai.

 

Ia juga menyampaikan, agar masyarakat tidak menyalah artikan prosesi Belimbur dengan tindakan yang melanggar adat.

 

“Jangan sampai belimbur tercoreng dengan tindakan kekerasan seksual, menyiram dengan cara kasar. Belimbur punya tata cara dan etika,” pungkasnya. (Dar)

Terkait

TAGS: #erau#penurunan naga#Tenggarong
PREVIOUS
Salehuddin: Perda Kaltim Nomor 9/2023 Perlu Disosialisasikan Terutama Bagi Generasi Muda
NEXT
Salehuddin Gelar PDD Ke 9 Di Desa Batu-Batu Muara Badak
Related Post
09/07/2025
Ini Penjelasan Ketua Bapemperda DPRD Kaltim Atas Ranperda Inisiatif DPRD Tentang Penyelenggaraan Pendidikan
09/02/2026
Peringati HPN 2026, SMSI Kukar Gelar Diskusi Publik
23/10/2023
Ratusan Peserta Ikuti Job Fair Sekolah Pusat Keunggulan Kukar Yang Diselenggarakan Disnakertrans Kukar
17/02/2023
Pemkab Kukar Dukung Penuh Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kutai Kartanegara
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved