habarbangsa.com (SAMARINDA) – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan menilai, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat idealnya dikelola oleh sekolah. Tentunya melalui pembentukan tim pelaksana sendiri, lengkap dengan alokasi anggaran per siswa yang transparan dan akuntabel. Politisi PKS ini mengaku, setiap sekolah seharusnya diberi ruang mengelola langsung. Mereka bisa menyusun menu sesuai kebutuhan lokal, mengatur pengelolaan, dan membuat laporan pertanggungjawaban secara transparan.
“Karena banyak sekolah mengeluhkan kualitas makanan MBG yang disediakan rekanan pihak ketiga, ” sebutnya. Ia mengatakan, pelibatan langsung pihak sekolah juga akan memperkuat rasa kepemilikan terhadap anggaran negara, serta membuka ruang partisipasi masyarakat melalui komite sekolah maupun pengawasan publik. “Kita ingin akuntabilitas. Jika pengelolaan dilakukan sekolah, maka laporan lebih jelas, kualitas makanan lebih terjaga, dan manfaatnya benar-benar dirasakan siswa,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan langsung pihak sekolah sebagai pelaksana program akan lebih efektif dibanding model tender yang selama ini melibatkan pihak ketiga. (Dar/Adv)





