habarbangsa.com (SAMARINDA) – Anggota Komisi II DPRD Kaltim, M. Husni Fahruddin mengatakan, bahwa sudah saatnya perusahaan daerah (Perusda) Kaltim dikelola oleh profesional sejati, tanpa label ‘orang gubernur’ atau ‘orang wakil gubernur’. Hal ini demi meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kaltim. “Dengan langkah ini, kami berharap Perusda bisa menjadi pilar ekonomi yang kuat dan berdaya saing, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan transparan, ” tuturnya. Politisi Golkar ini mengaku, untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Perusda, yakni melalui program revitalisasi yang menitikberatkan pada profesionalisme dan menghilangkan segala bentuk intervensi politik.
“Upaya pembenahan ini bertujuan memastikan Perusda dapat dikelola oleh sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas tanpa adanya tekanan dari kepentingan politik, ” imbuhnya. Ia memastikan, pihaknya akan segera melaksanakan revitalisasi pada seluruh Perusda yang ada di berbagai sektor strategis di Kaltim, mulai dari tambang, migas, kehutanan, pertanian, perkebunan hingga kelistrikan. Ia menegaskan bahwa proses peremajaan tersebut akan diawali dengan sistem seleksi ketat untuk mengisi posisi manajemen dan staf kunci. Hanya mereka yang memiliki kapabilitas dan rekam jejak profesional yang layak menempati jabatan di Perusda.
“Kami pastikan tidak ada lagi pengangkatan berdasarkan kedekatan politik atau ‘orang tertentu’. Siapa pun yang mampu dan profesional, itulah yang akan diberi kepercayaan mengelola perusahaan daerah,” tegas Ayub sapaan akrabnya. (Dar/Adv)





