• Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
  • Salehuddin Gelar Besempekat Bersama Masyarakat Timbau
  • Salehuddin Kembali Sampaikan Perda Nomor 2 Tahun 2022,…
  • Tempat Wisata di Tenggarong Banjir Pengunjung Selama Libur…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
April 2026
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Mar    

Pansus RPJMD Berikan Perhatian Serius Terhadap Proyeksi Fiskal Kaltim 2026 Diprediksi Turun

admin - Advertorial - 13/06/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kaltim 2025–2029 yang tengah menyusun arah kebijakan pembangunan jangka menengah, berikan perhatian serius terhadap proyeksi fiskal Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026 diperkirakan turun.

Ketua Pansus RPJMD sekaligus anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah mengatakan, penurunan proyeksi fiskal menjadi sinyal bagi pentingnya reformasi kebijakan fiskal daerah, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kekuatan lokal.

“Kami berharap Pemprov dapat segera merumuskan strategi konkret, mulai dari perbaikan manajemen Perusda, intensifikasi pajak, hingga penciptaan ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan,” harap politisi Golkar tersebut.

Ia mengaku, situasi fiskal ini mendorong perlunya langkah konkret untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor potensial.

“Ini juga menjadi salah satu usulan Fraksi Golkar. Kami mendorong Pemprov Kaltim untuk melakukan optimalisasi PAD, baik dari Badan Usaha Milik Daerah (Perusda), pajak daerah, retribusi, maupun potensi lainnya,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, bahwa ketergantungan terhadap dana transfer pusat harus dikurangi secara bertahap. Kaltim dinilai memiliki potensi besar dari sektor sumber daya alam seperti batu bara, kelapa sawit, serta sektor jasa dan industri kreatif yang belum tergarap maksimal.

“Kalau belanja kita tinggi tapi pendapatan tidak diimbangi, ya kita akan terus defisit. Kita ingin Kaltim bisa seperti Surabaya atau Jakarta yang mandiri dengan PAD yang dikelola secara optimal,” imbuhnya.

Ia menambahkan, langkah ini tidak hanya akan memperkuat posisi fiskal Kaltim, tetapi juga memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk menentukan arah pembangunan secara independen tanpa tekanan ketergantungan terhadap dana pusat.

“Kita punya banyak potensi. Tinggal bagaimana Pemprov bisa lebih agresif menggaet peluang usaha dan memaksimalkan peran Perusda agar bisa memberi kontribusi nyata bagi pendapatan daerah. Hal ini sejalan dengan pembahasan dalam Pansus RPJMD yang tengah menyusun rencana pembangunan lima tahun ke depan, ” tutupnya.

Sebagai informasi, Proyeksi fiskal Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026 diperkirakan menurun signifikan menjadi sekitar Rp18,78 triliun, dari semula berkisar antara Rp20 hingga Rp21 triliun pada tahun anggaran 2025. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #DPRD Kaltim#Pansus RPJMD
PREVIOUS
Baharuddin Muin : Infrastruktur Jalan Sangat Diperlukan Di Kecamatan Babulu Kabupaten PPU
NEXT
Yonavia : Pemuda Kubar Harus Jadi Aktor Utama Perubahan, Bukan Hanya Penikmat Hasilnya
Related Post
20/04/2023
Pergub Kaltim Nomor 49 Tahun 2020 Diharapkan Direvisi
26/05/2025
3.870 PPPK Resmi Dilantik, Ini Harapan Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar
09/11/2023
Tim PPID Diskominfo Kukar Studi Tiru ke Diskominfo Kota Malang
26/04/2023
Sekwan Norhayati Pimpin Apel Perdana Usai Libur Dan Cuti Bersama
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved