• Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
  • Di Senoni, Salehuddin Sampaikan Tata Ruang Berkelanjutan Untuk…
  • Gelar Sosper Nomor 9 Tahun 2023, Ini Harapan…
  • Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei    

Pansus RPJMD Berikan Perhatian Serius Terhadap Proyeksi Fiskal Kaltim 2026 Diprediksi Turun

admin - Advertorial - 13/06/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kaltim 2025–2029 yang tengah menyusun arah kebijakan pembangunan jangka menengah, berikan perhatian serius terhadap proyeksi fiskal Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026 diperkirakan turun.

Ketua Pansus RPJMD sekaligus anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah mengatakan, penurunan proyeksi fiskal menjadi sinyal bagi pentingnya reformasi kebijakan fiskal daerah, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kekuatan lokal.

“Kami berharap Pemprov dapat segera merumuskan strategi konkret, mulai dari perbaikan manajemen Perusda, intensifikasi pajak, hingga penciptaan ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan,” harap politisi Golkar tersebut.

Ia mengaku, situasi fiskal ini mendorong perlunya langkah konkret untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor potensial.

“Ini juga menjadi salah satu usulan Fraksi Golkar. Kami mendorong Pemprov Kaltim untuk melakukan optimalisasi PAD, baik dari Badan Usaha Milik Daerah (Perusda), pajak daerah, retribusi, maupun potensi lainnya,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, bahwa ketergantungan terhadap dana transfer pusat harus dikurangi secara bertahap. Kaltim dinilai memiliki potensi besar dari sektor sumber daya alam seperti batu bara, kelapa sawit, serta sektor jasa dan industri kreatif yang belum tergarap maksimal.

“Kalau belanja kita tinggi tapi pendapatan tidak diimbangi, ya kita akan terus defisit. Kita ingin Kaltim bisa seperti Surabaya atau Jakarta yang mandiri dengan PAD yang dikelola secara optimal,” imbuhnya.

Ia menambahkan, langkah ini tidak hanya akan memperkuat posisi fiskal Kaltim, tetapi juga memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk menentukan arah pembangunan secara independen tanpa tekanan ketergantungan terhadap dana pusat.

“Kita punya banyak potensi. Tinggal bagaimana Pemprov bisa lebih agresif menggaet peluang usaha dan memaksimalkan peran Perusda agar bisa memberi kontribusi nyata bagi pendapatan daerah. Hal ini sejalan dengan pembahasan dalam Pansus RPJMD yang tengah menyusun rencana pembangunan lima tahun ke depan, ” tutupnya.

Sebagai informasi, Proyeksi fiskal Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026 diperkirakan menurun signifikan menjadi sekitar Rp18,78 triliun, dari semula berkisar antara Rp20 hingga Rp21 triliun pada tahun anggaran 2025. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #DPRD Kaltim#Pansus RPJMD
PREVIOUS
Baharuddin Muin : Infrastruktur Jalan Sangat Diperlukan Di Kecamatan Babulu Kabupaten PPU
NEXT
Yonavia : Pemuda Kubar Harus Jadi Aktor Utama Perubahan, Bukan Hanya Penikmat Hasilnya
Related Post
25/10/2023
Meriahkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Dan Haornas, Dispora Kukar Gelar Lomba Gerak Jalan
09/11/2023
program kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur
20/02/2023
Salehuddin Serap Aspirasi Masyarakat Di 12 Lokasi Di Kukar
19/10/2023
Kecamatan Kota Bangun Darat Terus Lakukan Persiapan Jelang MTQ Kabupaten Kukar Ke 44
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved