habarbangsa.com (TENGGARONG) – Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H, Pemerintah Kabupaten Kukar bersama Badan Pelaksana Masjid Agung Sultan AM Sulaiman menggelar acara keagamaan yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Sultan AM Sulaiman, Rabu (29/01/2025) malam.
Acara ini menghadirkan penceramah Ustadz Derry Sulaiman yang menyampaikan tausiyah inspiratif mengenai makna spiritual dari peristiwa Isra Mi’raj.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, perwakilan Forkopimda Kukar, jajaran pengurus Bapel Masjid Agung serta undangan lainnya, dan dihadiri ribuan jama’ah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kukar Edi Darmansyah menyampaikan, terima kasih kepada masyarakat muslim dan Jama’ah Masjid Agung Sultan AM Sulaiman Tenggarong yang dengan tulus ikhlas meringankan langkah meluangkan waktunya, untuk bersilaturahim di Masjid Agung Sultan AM Sulaiman Tenggarong ini guna mencari ilmu dengan mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Derry Sulaiman.
“Isra’ Mi’raj adalah peristiwa luar biasa sehingga merupakan mukjizat yang begitu besar bagi Kerasulan Nabi Muhammad SAW. Isra’ dan Mi’raj yang terjadi pada diri beliau dilakukan dengan RUH dan JASAD dan dalam waktu kurang dari satu malam. Dalam hal ini kalau hanya dilihat dari pendekatan akal pikiran dan nalar manusia yang sangat terbatas, maka tentu peristiwa tersebut sangatlah ir-rasional (tidak masuk akal).” Hanya dengan keimanan dan ketaqwaan yang tinggi, sehingga umat islam dapat menerima kebenaran peristiwa itu, karena umat islam yakin se yakin-yakinnya apabila Allah SWT berkehendak cukup dengan mengatakan “QUNFAYAQUN” jadilah maka jadilah, ” tuturnya.
Ia mengatakan, sebagai umat Islam sudah sewajarnya kita mengenal lebih dekat junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Semua itu semata-mata untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dengan demikian kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, dapat menjalankan perintahnya dan menjauhi semua larangannya.
Sebagaimana yang kita ketahui bersama peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sarat dengan berbagai peristiwa simbolis. Berbagai bentuk pengalaman spiritual yang dialami oleh Nabi selama perjalanan itu dimaksudkan oleh Allah SWT untuk memperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya. Pengalaman tersebut kemudian disampaikan kepada umatnya (termasuk kita ini) agar direnungkan dan dipetik hikmahnya, sehingga umatnya termasuk kita yang hadir pada malam hari ini nantinya mampu meraih martabat keimanan dan ketakwaan yang lebih tinggi di sisi Allah SWT.
“Pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi muhammad saw kali ini, saya mengajak kaum muslimin dan muslimat memantapkan untuk bersama-sama pelaksanaan shalat. berusahalah mendirikan sholat, bukan sekedar melaksanakan sholat Kualitas shalat perlu kita tingkatkan sehingga setiap muslim dapat merasakan shalat sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan sebatas kewajiban yang harus ditunaikan, ” ungkapnya..
“Dan juga sekali lagi saya mengajak, mari kita rajut benang yang kusut, mari kita tingkatkan ukhuwah rasa persaudaraan diantara kita demi menatap masa depan yang lebih cerah, menuju visi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu “MEWUJUDKAN MASYARAKAT KUTAI KARTANEGARA YANG SEJAHTERA DAN BAHAGIA” Sejahtera adalah kondisi masyarakat Kutai Kartanegara yang mudah mengakses hak-hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, pangan dan sumber daya ekonomi secara adil dan berkesinambungan, ” terangnya.
Ia menambahkan, bahagia adalah kondisi masyarakat kutai kartanegara yang harmonis, hidup dengan penuh ketenteraman, diselimuti rasa kebersamaan,kepedulian dan gotong royong berdasarkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa. Dan salah satu misinya adalah “meningkatkan pembangunan sumber daya manusia yang berahklak mulia, unggul dan berbudaya”.
“Mari kita terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia disegala bidang dalam menyongsong Ibu Kota Negara (IKN), jangan sampai kita menjadi penonton di negeri sendiri. Hal ini saya sampaikan karena dengan adanya kepindahan IKN pasti terjadi Orbanisasi yang luar biasa dan mereka yang datang pasti sudah membekali dirinya dengan skil dan keterampikan yang memadai, berusaha berebut untuk mengisi berbagai lapangan kerja yang tersedia. Oleh karena itu menjadi penting bagi kita masyarakat Kutai Kartanegara membekali diri dengan keterampilan dan pengetahuan yang mumpuni agar siap bersaing dengan para pendatang tersebut, ” terangnya.
Ia berharap, semoga dengan peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadikan hati kita semakin dekat dengan Allah SWT, juga dapat memberikan tambahan wawasan agama kepada kita semua, dan semoga Allah SWT senantiasa merahmati seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara yang Inovatif, Berdaya Saing dan Mandiri dibawah naungan dan ridha Allah SWT.
“Tak lupa atas nama pribadi dan pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak terutama panitia pelaksana, Badan Pengelola dan Pelaksana Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong yang telah bekerja keras mempersiapkan semuanya sehingga acara pada hari ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan kegiatan ini ada hal yang kurang berkenan, ” pungkasnya. (Dar)





