• Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
  • Di Senoni, Salehuddin Sampaikan Tata Ruang Berkelanjutan Untuk…
  • Gelar Sosper Nomor 9 Tahun 2023, Ini Harapan…
  • Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei    

Keluhan Orang Tua Siswa Soal Pembelian Seragam Dan Buku Sekolah, Ini Tanggapan Ketua Komisi IV DPRD Kaltim

admin - Advertorial - 16/07/2023
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Terkait adanya keluhan dari beberapa orang tua siswa khususnya di wilayah Kutai Kartanegara pada masa pendaftaran siswa baru soal adanya pembelian buku dan seragam sekolah, yang dinilai memberatkan orang tua siswa ditanggapi serius Ketua Komisi IV DPRD provinsi Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.

Dalam hal ini, legislator Karang Paci yang juga dari Dapil Kukar ini pun berharap, agar semua pihak bisa bersikap bijak. Mengingat saat ini Indonesia secara umum, belum pulih dari pandemi Covid 19. Karena itu wajar kalau ada orang tua keberatan dan tidak mampu kalau disuruh beli seragam dan buku sekolah.

“Sebab belum semua orang tua siswa sudah bangkit dari krisis ekonomi yang menyertai pandemi, untuk itu setiap keputusan terutama terkait pembelian buku dan seragam, perlu melibatkan komite orang tua murid. Adakan pertemuan atau diskusi terbuka untuk membahas isu ini dan mencari solusi terbaik untuk semua pihak yang terlibat, ” ujar Reza.

Politisi muda Gerindra ini mengatakan, buku dan seragam sebetulnya juga perlu bagi siswa untuk kelancaran proses pendidikan. Seragam diperlukan agar tidak ada perbedaan status sosial akibat pakaian atau penampilan. Seragam bisa mendorong rasa persatuan dan mengurangi tekanan pada murid yang minder karena perbedaan penampilan seandainya sekolah pakai baju bebas.

“Seragam sekolah juga jadi sarana membangun identitas sekolah. Saat murid pakai seragam yang sama, juga menjadi bagian dari upaya menghargai nilai yang diterapkan sekolah. Walaupun segaram dan buku memang penting tapi seragam yang digunakan sebaiknya tidak terlalu membebani orang tua siswa. Begitu juga dengan buku pelajaran, sebaiknya ada konsistensi penggunaan buku. Misalnya buku kakak kelas, bisa dipakai adik kelasnya. Itu salah satu sikap bijak yang perlu diutamakan oleh sekolah, ” terangnya.

Ia menambahkan,dalam hal ini pada prinsipnya yalni pihak sekolah harus tetap mempertimbangkan situasi finansial dan kebutuhan individu para murid. Akan lebih baik jika pihak sekolah menyediakan program bantuan bagi keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan seragam dan buku. Ini dapat melibatkan bantuan keuangan atau program pertukaran buku yang sudah tidak digunakan oleh murid-murid sebelumnya.

“Pokoknya, semua pihak harus bijak menyikapi. Harus ada keseimbangan antara kebutuhan murid, orang tua, dan kepentingan sekolah. Komunikasi dan transparansi antara semua pihak yang terlibat sangat diperlukan untuk mencapai solusi lebih baik, ” pungkasnya. (Dar/Adv )

Terkait

TAGS: #Akhmed Reza Fahlevi#Biaya Buku#Biaya Seragam dan Perlengkapan Sekolah#DPRD Kaltim#Headline#Kukar
PREVIOUS
Rima Hartati Hadiri Simulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak 2024
NEXT
Seno Aji Apresiasi Prestasi Forki Kaltim Sabet Juara Umum II Piala Menpora RI Cup 3
Related Post
28/05/2024
Waterboom Pulau Kumala Dilengkapi Kolam Arus dan Ombak
31/10/2023
Wakil Bupati Kukar Peduli Terhadap Penyandang Disabilitas
11/04/2023
Salehuddin Membuka Pesantren Ramadhan Di SMAN 2 Sebulu
01/08/2025
K3 Mekanis
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved