• Kapolres Kukar Pimpin Apel HUT Bhayangkara ke 80 
  • Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Efektivitas Pengawasan Publik Dan…
  • Polres Kukar Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, 8-21…
  • Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
September 2026
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Jul    

Shemmy Permata Sari Tanggapi Rendahnya Keterwakilan Perempuan Di DPRD Kaltim

admin - Advertorial - 23/11/2024
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Anggota DPRD Kalimanta Timur (Kaltim), Shemmy Permata Sari mengatakan, keterwakilan perempuan belum 30% dari total anggota DPRD Kaltim periode 2024-2029, sebagaimana diharapkan pemerintah.

Untuk diketahui, dari 55 anggota DPRD Kaltim periode 2024-2029 hanya 8 orang (14,54%) perempuan, sementara 47 orang (85,46%) laki-laki. Jumlah perempuan ini menurun dibandingkan periode 2019-2024, yang berjumlah 11 orang (sekitar 20%).

Perempuan di DPRD Kaltim hasil Pemilu 2024 sebanyak 8 orang, yang berasal dari PDI-P (2 orang), PKB (3 orang), dan Golkar (3 orang). Dua wakil perempuan dari PDI-P adalah Ananda Emira Moeis (Dapil Samarinda) dan Yonavia (Dapil Kubar-Mahulu). Sedangkan dari Golkar, tiga wakil perempuan adalah Syhariah (Dapil PPU-Paser), Hj Syarifatul Syadiyah, dan Shemmy Permata Sari (Dapil Berau-Kutim dan Bontang).

Untuk itu, politisi dari partai Golkar tersebut berharap perempuan di Kaltim terutama generasi muda, dapat terus diberdayakan dan didukung untuk berperan lebih besar di berbagai sektor, terutama politik.

“Kita harus menciptakan ruang bagi perempuan untuk berkontribusi dan memberi dampak positif di masyarakat. Kalimantan Timur membutuhkan peran perempuan yang lebih besar di masa depan,” tuturnya.

Ia mengaku, bahwa meskipun saat ini kesetaraan gender telah banyak mengalami perkembangan, namun dirinya menilai bahwa peran Perempuan di Lembaga legislatif masih jauh dari harapan.

“Saya menyayangkan rendahnya keterwakilan Perempuan di Lembaga legsilatif, untuk itu upaya meningkatkan partisipasi perempuan di politik sudah mendapatkan perhatian, seperti adanya regulasi kuota gender untuk caleg dan kampanye kesadaran publik. Namun, tantangan seperti stereotip gender, akses pendidikan, dan budaya patriarki masih menjadi hambatan besar yang perlu diatasi.” pungkasnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi
PREVIOUS
Jelang Nataru Subandi Imbau Dinas Terkait Proaktif Jaga Ketersediaan Barang Pokok Dan Harga Tetap Stabil
NEXT
Nurhadi Saputra : Penambahan SMA/SMK Negeri di Balikpapan Sangat Diperlukan
Related Post
11/10/2023
Pembangunan Kantor Camat Samboja Barat Di Desa Tani Bakti Masuk Perencanaan
07/11/2023
Disnakertrans Kaltim Gelar Bimbingan Konsultasi Peningkatan Produktivitas Tahun 2023
21/11/2024
Pilkada Serentak 2024 Tinggal Hitungan Hari, Salehuddin Imbau Masyarakat Salurkan Hak Pilihnya Dengan Tepat
14/07/2025
Substansi Perubahan Kamus Usulan Pokir DPRD Kaltim, Berikut Penjelasan Ketua Pansus
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved