habarbangsa.com (TENGGARONG) – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP melaksanakan kegiatan rutin kedewanan yakni sosialisasi wawasan kebangsaan (Soswabang) 2024, di Kelurahan Timbau Kecamatan Tenggarong, Kukar, Kamis (16/05/2024).
Dalam kegiatan ini menghadirkan Narasumber Wakil Ketua NU Kabupaten Kukar Roji’in, serta dihadiri tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Salehuddin mengatakan, dalam kegiatan ini peserta yang hadir diberikan pemahaman terkait empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini juga bagian dari tugas kita di DPRD Kaltim untuk memberikan pemahaman kembali atau merevitalisasi kembali kepada masyarakat karena di sekolah sudah mendapat ilmu PPKN, ” ujarnya.
Selain itu, politisi Golkar ini juga menyoroti era globalisasi saat ini yang sangat sulit untuk menghindari tekhnologi. Memang tekhnologi menjadi suatu keniscayaan, tetapi sekali lagi tekhnologi bisa negatif dan bisa positif, selama kita memanfaatkan teknologi dengan baik, maka menghasilkan positif begitupun sebaliknya.
“Era digitalisasi terkait wawasan kebangsaan efeknya luar biasa, saat ini ada beberapa ideologi itu masuk tanpa kita sadari lewat media sosial, kita semua punya gadget dan pasti punya media sosial, ketika kita langsung mengaktivasi di media sosial itu otomatis, apakah itu benar atau hoax. Oleh sebab itu bijaklah menggunakan media sosial, ” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Kelurahan Timbau Wiwik mengucapkan terima kasih kepada pak Salehuddin yang melaksanakan sosialisasi ini di tempat kami.
“Materi sosialisasi ini sangat penting bagi masyarakat dan khususnya kalangan remaja sekarang, karena untuk meningkatkan kualitas karakter remaja dan untuk masa depan. Dulu materi-materi seperti ini kami pikir tidak begitu penting, ternyata ketika kami sudah bekerja ternyata materi-materi seperti ini sangat penting, jadi mohon para peserta yang hadir untuk disimak baik-baik penjelasan narasumber, dan materi yang dibagikan bisa dipelajari, ” pungkasnya. (Dar/Adv)





