habarbangsa.com (TENGGARONG) – Pembangunan pertanian dalam arti luas menjadi salah satu prioritas di Kecamatan Samboja Barat, apalagi wilayahnya berbatasan dengan IKN.
Untuk itu, menurut Camat Samboja Barat Burhanuddin, pihaknya intens komunikasi dengan Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN.
“Bulan ini seharusnya ada expo pangan yang bekerjasama antar Kaltim-Kaltara. Ternyata diundur, dan kami sebagai kecamatan penyangga terus menyiapkan warga kami gapoktan ini bisa berkembang disektor pertanian, ” ujar Burhanuddin.
Termasuk lanjutnya, belum lama ini pihaknya panen timun yang satu bulan bisa menghasilkan 100 juta. Ada juga pencanangan lengkeng di Amborawang Laut. Dan hidroponik, yang sudah menjadi penyuplai di Balikpapan.
“Jadi ini bagian dari kami menghadapi IKN sebagai penyuplai ketahanan pangan, ” imbuhnya.
Ia mengakui, bahwa potensi pertanian kami luar biasa, bahkan BRIDA Kukar sudah melakukan penelitian untuk analisis sosial ekonomi masyarakat di sektor perkebunan, pertanian dan kelautan.
“Ini memang kami dorong untuk membantu pengembangan sektor pertanian dalam arti luas. Karena kami masih terhambat di pengembangan dan pendekatan SDM yang terbatas, ” tandasnya. (Dar/Adv)





