habarbangsa.com (TENGGARONG) – Di Kelurahan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong, anggota Komisi IV DPRD provinsi Kaltim Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP kembali melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang), yang digelar Sabtu (24/2/2024).
Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar ini didampingi narasumber Wakil Ketua NU Kabupaten Kukar Roji’in, serta dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ibu-ibu dilingkungan setempat
Dalam kesempatan itu, Salahuddin mengatakan, bahwa pemahaman wawasan kebangsaan bukan hanya dapat diberikan kepada mahasiswa, pelajar, dan segelintir orang saja. Melainkan juga pada masyarakat umum lainnya.
“Dalam sosbang ini, masyarakat pun diberi pemahaman terkait empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita ingin semua masyarakat berbagai kalangan di Kukar tidak lupa akan empat pilar kebangsaan, karena itu adalah salah satu hal yang harus diketahui,” ungkapnya.
Politikus Golkar ini mengaku, wawasan kebangsaan merupakan modal utama bagi bangsa Indonesia dalam melaksanakan, mengisi, dan mempertahankan kemerdekaan. Ada tiga fungsi harus dipahami mengenai wawasan kebangsaan tersebut.
“Tiga fungsi tersebut yakni menumbuhkan rasa hormat kepada lembaga negara, menumbuhkan ketaatan kepada aturan perundang-undangan, dan yang terakhir memiliki kesadaran dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa Indonesia,” tuturnya.
Ia menambahkan, melalui sosbang tersebut dirinya berharap bisa memberi pemahaman kepada seluruh masyarakat yang saat ini selalu menggunakan ponsel sebagai pedoman dalam mencari sumber dan informasi digitalisasi.
“Semoga apa yang sudah kita sosialisasikan ini bisa meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Pancasila hingga UUD 45. Karena masyarakat inilah ujung tombak negara kita,” harapnya.
Dengan materi yang sudah diberikan, ia berharap dapat dicerna dengan baik oleh masyarakat yang ikut dalam kegiatan. Sebab, diakuinya kegiatan seperti ini sangatlah bagus dan dapat memberikan ilmu baru untuk masyarakat.
“Kita tidak memandang siapa pun, mulai dari pelajar, masyarakat perkotaan hing masyarakat desa juga kita lakukan sosialisasi seperti ini, untuk menyebarkan wawasan kebangsaan ini,” pungkasnya. (Dar/Adv)





