habarbangsa.com (TENGGARONG) – Bupati Kukar Edi Darmansyah menyampaikan, Pemkab Kukar mengapresiasi kepada warga Gang 7 Kelurahan Baru, yang pada tahun ini kembali menyelenggarakan Kampong Kuliner Tradisional ke 4.
Menurutnya, kegiatan ini suatu kegiatan yang sangat luar biasa. Bagaimana tidak, dalam satu kegiatan ada begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil dan kita contoh. Yang pertama, sebagai warga Kukar yang bangga akan kearifan lokal, warga Gang 7 memberikan wadah dan kesempatan bagi para Pengusaha UMKM untuk memperkenalkan dan menjual menu-menu khas Kutai di tempat ini.
Yang kedua, selain kuliner, ditampilkan juga berbagai kesenian khas daerah oleh para seniman.
Kepedulian terhadap pelestarian budaya ini diwujudkan dalam bentuk nyata. Selain untuk menumbuhkan minat dan kecintaan generasi muda pada seni tradisional, juga memberikan wadah bagi para seniman tradisional ini untuk berekspresi, menampilkan seni tradisional baik musik maupun tariannya.
“Yang ketiga dan yang terpenting adalah, bagaimana warga Gang 7 ini menunjukkan kerukunan, kekompakan dan kerjasama yang baik, demi terselenggaranya acara ini dengan sukses. Warga Gang 7 bersedia untuk “diganggu” dengan keramaian dan kemeriahan yang terjadi, selama acara ini berlangsung, ” ujarnya.
Ia mengaku, pihaknya tentu memahami bahwa untuk melaksanakan kegiatan ini tidak mudah. Dibutuhkan kekompakan, serta rasa toleransi yang tinggi antar warga. Namun dengan niat dan tujuan yang baik, maka acara Kampong Kuliner Tradisional ini dapat terselenggara. Bahkan tahun ini sudah memasuki tahun ke-4.
“Saya berharap, melalui acara semacam ini kita bisa terus menjaga kelestarian dan kekayaan yang kita miliki yaitu kearifan lokal, peninggalan para pendahulu. Kita mempunyai beraneka ragam jenis kuliner khas daerah yang kaya akan cita rasa. Beberapa sudah jarang kita temui karena hanya orang tertentu saja yang bisa mengolahnya, ” harapnya.
Oleh karena itu lanjutnya, melalui acara ini, kita dapat mengangkat kuliner tradisional sebagai salah satu objek wisata. Tinggal bagaimana upaya kita untuk memperkenalkan dan “menjual” kuliner tradisional yang unik, yang enak, yang menjadi ciri khas Kukar. Mulai dari kue-kue, minuman dan masakan tradisional, agar dikenal, disukai dan dicari oleh wisatawan. Ditambah lagi dengan kemasan yang menarik serta harga terjangkau.
“Sekali lagi kami mengapresiasi warga gang 7 atas terlaksananya Kampong Kuliner Tradisional tahun ini. Semoga di tahun-tahun yang akan datang, kegiatan ini dapat kembali terlaksana, dengan menu-menu kuliner yang semakin bervariasi dan unik, serta penampil-penampil yang makin beragam. Kami berharap agar warga Gang 7 Kampung Baru selalu bersemangat dan konsisten dalam menjaga serta melestarikan kekayaan budaya Kukar, ” tutupnya. (Dar/Adv)





