habarbangsa.com (TENGGARONG) – Keberadaan jalan usaha tani bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi para petani dalam mengangkut hasil panennya. Adanya jalan usaha tani menjadi bagian penting dalam menunjang sektor pertanian.
Pembangunan jalan usaha tani menjadi salah satu fokus pengembangan pertanian Pemkab Kukar yang telah tertuang ke dalam RPJMD 2021-2026.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan komitmennya membangun fasilitas sarana dan prasarana pertanian telah dibuktikan dengan membangun jalan usaha tani sepanjang 76 kilometer, dari 66,5 kilometer jalan usaha tani yang ditargetkan untuk dibangun pada 2023 ini.
“Capaian ini melebihi realisasi yang ditargetkan Distanak Kukar. Pembangunan jalan usaha tani difokuskan pada lima kawasan pertanian yang telah ditetapkan Pemkab Kukar, ” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Taufik belum lama ini.
Ia mengatakan, melalui peningkatan infrastruktur jalan usaha ini, diharapkan dapat membantu petani untuk mengangkut hasil panen pertanian mereka.
“Bersamaan dengan embung dan irigasi terintegrasi antar desa. Jalan usaha tani adalah salah satu bagian penting dalam menunjang sektor pertanian,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan usaha tani ini juga bekerjsama dengan pihak TNi, yakni dari Kodim 0906/KKR melalui Karya Bhakti.
“Dan di tahun 2023 ini, ia juga pastikan secara fisik telah rampung semua,” tutupnya. (Dar/Adv)





