habarbangsa.com (TENGGARONG) – Mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah, Staf Ahli Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bidang Pembangunan Didi Ramyadi menghadiri syukuran HUT ke 5 PT. Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM), dikantor PT MGRM (Perseroda), Kamis (26/10/2023).
Membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah, Staf Ahli Didi Ramyadi mengatakan, PT. Mahakam Gerbang Raja Migas merupakan salah satu perusahaan daerah yang pada awal berdirinya dipercayakan untuk mengawasi pengelolaan sumber daya alam yang kita miliki. Demikian besarnya potensi sumber daya alam yang Kukar miliki, namun dirasa belum maksimal dalam hal manfaat yang kembali untuk masyarakat Kukar.
“Menyikapi hal tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berupaya untuk dapat turut aktif terlibat dalam pengelolaan SDA tersebut, agar rakyat Kukar juga bisa dapat merasakan manfaatnya, terutama dalam hal kemajuan dan perbaikan infra struktur maupun perekonomian. Melalui Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembentukkan Badan Usaha Milik Daerah Perseroan Terbatas Mahakam Gerbang Raja Migas, PT. Mahakam Gerbang Raja Migas (Perseroda) menjadi BUMD yang diberi tugas dan kewenangan untuk mengelola secara khusus Participating Interest 10% pada kegiatan hulu minyak dan gas bumi, ” bebernya.
Ia mengaku, sebagaimana misi dari PT. MGRM sendiri adalah untuk mendukung Pemkab Kukar dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Kiranya di usia yang ke-5 tahun ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya membangun dan menyejahterakan rakyat Kukar. Jika sebelumnya nama baik PT. MGRM pernah tercoreng karena oknum pengurusnya, maka dibawah kepemimpinan Direktur yang baru, kita menaruh harapan besar, bahwa PT. MGRM menjadi perusahaan daerah yang turut menyumbangkan PAD bagi Kukar.
“Adanya stigma dan pandangan negative bahwa perseroda bisanya hanya menggerogoti anggaran dan menjadi beban daerah. Hal ini sangat tidak menyenangkan dan terkesan Pemkab layaknya melakukan investasi bodong. Maka pada kesempatan ini, saya sampaikan bahwa hal tersebut harus dapat kita rubah. Tunjukkan pada masyarakat bahwa perseroda ini mampu menjadi sumber pendapatan bagi daerah yang syah dan menyokong APBD bukan malah sebaliknya, ” ujarnya.
Ia mengungkapkan, untuk menjadikan PT. MGRM seperti itu, saya yakin tidak mudah dan perlu kerja keras. Pembenahan secara masiv dilakukan oleh pengurus perusahaan. Dimulai dari pembenahan internal dalam hal manajerial. Bagaimana mengelola tenaga kerja yang ada. Menempatkan seseorang pada posisi yang tepat, agar dapat bekerja secara optimal. Memastikan kesejahteraan Pekerja dengan cara membayar upah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
“Memberikan perlindungan tenaga kerja sebagaimana ketentuan yang berlaku termasuk keluarganya. Serta melindungi keselamataan para pekerja, dengan memastikan bahwa semua pekerja apapun posisinya dan dimanapun ia bekerja, telah memahami benar resiko apa saja yang dihadapinya. Yang berpotensi bahaya rendah mapun tinggi, ” tuturnya.
Ia menambahkan, sebelum kita melakukan pembenahan keluar, akan sangat bijak bila lebih utama kita melakukan dulu pembenahan internal. Memastikan karyawan kita dalam kondisi yang baik dan sehat lahir dan batin. Saya percaya ketika internal kita sudah sehat, solid dan mumpuni, akan berbanding lurus dengan prestasi dan produktivitas yang akan dicapai. Saya percaya bahwa kesuksesan suatu perusahaan bukanlah karena Pimpinan yang pintar dan rajin saja. Tetapi karena dukungan dari orang-orang disekelilingnya, support system yang mendukung semua program dan kebijakan yang telah disusun, dirumuskan dan direncanakan dengan baik, agar dapat terealisasi sebagaimana yang diharapkan, sehingga mencapai hasil yang maksimal.
“Saya berharap, PT. Mahakam Gerbang Raja Migas di usia yang ke -5 ini, akan berkembang menjadi perusahaan daerah yang tidak saja berskala daerah, tetapi kedepan mampu berkembang pesat, bahkan mungkin melakukan ekspansi dan diferensiasi usaha, agar dapat menyerap tenaga kerja lokal dengan lebih banyak. Mari bersama-sama kita bangun Kutai Kartanegara agar tempat yang aman, damai, sejahtera. Rakyatnya tentram dan bahagia, karena semua kebutuhan dasarnya telah dapat dipenuhi oleh Pemerintahnya. Fasilitas pendidikan dan kesehatan tersedia lengkap dan melayani dengan baik. Besar harapan saya, PT. MGRM menjadi kontributor dalam pencapaian hal tersebut, ” pungkasnya. (Dar/Adv)





