habarbangsa.com (TENGGARONG) – Dinas Ketahanan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Timur menggelar Gerakan Tanam Padi 1000 Hektar dan penyerahan simbolis alat mesin pertanian.
Program ini merupakan upaya Pemprov Kaltim dalam meningkatkan produksi gabah lokal di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Bukit Biru Kecamatan Tenggarong, Senin (03/07/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri 3 anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kukar, yakni Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, Ketua Komisi I Baharuddin Demmu dan anggota Komisi II Ely Hartati Rasyid. Juga hadir Gubernur Kaltim Isran Noor, Forkopimda Provinsi Kaltim, Ketua DPD RI Nanang Sulaiman, beberapa Anggota DPRD Kukar, Asisten II Setkab Kukar Wiyono bersama beberapa Kepala OPD Kukar, Camat, Ketua dan anggota Kelompok Tani, dan UMKM di Kukar.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammadi Samsun mengatakan, Gerakan Tanam 1000 Hektar seperti yang disampaikan Gubernur Kaltim Isran Noor, merupakan upaya menindaklanjuti kebijakan nasional dalam mengakselerasi sektor pertanian di seluruh kabupaten/kota di Kaltim yang memiliki areal pertanian padi.
“Selain itu, kegiatan ini juga guna mengantisipasi kemungkinan dampak badai El Nino yang diperkirakan melanda Indonesia pada Agustus mendatang, ” ujar Samsun.
Politikus PDIP ini mengaku, Gerakan ini pun mendapat dukungan penuh dari DPRD Kaltim. Jika Gerakan Tanam 1000 Hektar terealisasi dengan maksimal, tentu akan berdampak baik bagi Kaltim.
“Ini kalau terealisasi luar biasa. Setiap tahun mestinya harus diprogramkan itu gerkan menanam seribu hektar,” imbuhnya.
Ia menambahkan, gerakan ini sejalan dengan kebutuhan pangan di Kaltim yang cukup tinggi. Mengingat, sampai saat ini kebutuhan pangan belum terpenuhi oleh swasembada pangan dari Kaltim.
“Kalau seluruh kepala daerah di Kaltim bersama-sama menjalankan program Gerakan tanam 1000 hektar, itu akan menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kaltim,” tutupnya. (Dar/Adv)





