• Kapolres Kukar Pimpin Apel HUT Bhayangkara ke 80 
  • Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Efektivitas Pengawasan Publik Dan…
  • Polres Kukar Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, 8-21…
  • Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Oktober 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jul    

Samsun : Sektor Pertanian Di Kaltim Perlu Dikelola Dari Hulu Ke Hilir Secara Terpadu

admin - Advertorial - 25/06/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Sektor pertanian di Kaltim perlu dikelola dari hulu ke hilir secara terpadu. Tidak cukup hanya memproduksi, tetapi juga harus dipikirkan bagaimana hasil tani dapat disimpan dan dipasarkan secara efisien, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal ini diungkapkan anggota Komisi III DPRD Kaltim Muhammad Samsun belum lama ini. Politisi PDIP ini, juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi antara sektor produksi dan pemasaran.

“Hal ini mencakup pembangunan gudang penyimpanan hasil pertanian, peningkatan konektivitas antarwilayah pertanian, serta perluasan akses pasar melalui digitalisasi, ” ungkapnya. Selain itu, ia juga memastikan, bahwa keberhasilan pertanian tidak cukup hanya mengandalkan bantuan jangka pendek, melainkan memerlukan dukungan sistemik yang memungkinkan petani tetap produktif secara mandiri dalam jangka panjang.

“Dengan sarana infrastruktur yang layak, para petani dapat beroperasi lebih efisien tanpa ketergantungan penuh pada bantuan pemerintah. Hal ini akan menciptakan petani yang lebih berdaya dan mandiri,” tuturnya. Ia menambahkan, kemandirian petani bukan berarti mengurangi peran negara, melainkan menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam membangun ekosistem pertanian yang sehat dan berkelanjutan.

Salah satu tantangan besar yang menurutnya kerap dihadapi petani adalah persoalan distribusi hasil panen. “Permasalahan sering kali bukan pada proses produksi, tetapi pada hambatan distribusi. Akses jalan yang buruk dari lahan ke pasar dapat menurunkan kualitas hasil tani serta meningkatkan biaya produksi,” tandasnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi#Muhammad Samsun
PREVIOUS
Salehuddin Apresiasi Gratispol Umroh dan Perjalan Religi Untuk Marbot serta Penjaga Ibadah Non Muslim
NEXT
Salehuddin Menyambut Baik Kebijakan Program Jospol Pemberian Insentif Guru Swasta
Related Post
16/04/2024
Tahun 2024 Dispar Kukar Bakal Jalankan Program Sertifikasi Pemandu Wisata, Penjamak Makanan Dan Photograpfi
29/10/2023
Sukses Gelar Festival Religi Tunggang Parangan Dan Kukar Bersholawat, Dispar Kukar Siap Kembangkan Wisata Religi
15/04/2025
Kawasan Pujasera Bakal Menjadi Wadah Berekspresi Pelaku Ekraf
30/05/2023
Salehuddin Monitoring Ke SMK Negeri 1 Muara Badak
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved