habarbangsa.com (SAMARINDA) – Kasus pembunuhan yang terjadi di Muara Kate, akibat aktivitas tambang ilegal kembali menjadi perhatian serius berbagai pihak. Peristiwa yang menewaskan satu warga dan melukai satu lainnya pada November 2024 lalu itu, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti dalam proses hukum, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kaltim H. Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP, menyoroti proses hukum yang berjalan lamban dan menegaskan pentingnya tindakan cepat demi menjaga ketertiban dan keamanan.
Salehuddin mengatakan, pentingnya koordinasi intensif dengan kejaksaan serta aparat keamanan guna mendorong penyelesaian kasus tersebut. “Masyarakat berhak mendapatkan informasi transparan mengenai perkembangan kasus agar spekulasi dan ketegangan yang berpotensi memicu isu SARA dapat ditekan, ” ujarnya. Politisi Golkar ini mengaku, kejadian ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga mengguncang ketenangan warga Muara Kate. “Rasa takut, kecurigaan, dan berbagai bisik-bisik tentang dalang di balik tragedi terus menyebar, ” imbuhnya.
Ia menambahkan, tambang ilegal yang selama ini tidak tersentuh hukum kini menjadi sumber keresahan baru bagi masyarakat. Beberapa rekomendasi dari aktivis lingkungan, tokoh adat, hingga masyarakat telah disampaikan kepada pihak berwenang, namun belum ada tindakan nyata. “Tanpa keberanian aparat menindak tegas, upaya penyelesaian kasus ini akan sia-sia dan justru menggerus kepercayaan masyarakat terhadap hukum. Saya juga mengecam lambannya proses hukum yang dinilai mengancam rasa aman masyarakat, ” tandasnya. (Dar/Adv)





