habarbangsa.com (TENGGARONG) – Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kukar H. Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP menyoroti permasalahan semburan lumpur bercampur gas milik PT Pertamina EP (PEP) di Kelurahan Jawa Kecamatan Sangasanga, yang telah menyebabkan pencemaran lingkungan. Menurutnya, karena ini jaringan gas (jargas) perlu ada perhatian khusus, sebab jika ada kelengahan maka resikonya juga sangat berbahaya, terutama bagi masyarakat sekitar.
“Problemnya kemarin termasuk pemasangan pipa-pipanya yang mengganggu jalan masyarakat, kemudian ada beberapa lahan masyarakat yang terdampak dan segala macam, ” ujarnya. Untuk itu, politisi Golkar ini, mendorong pihak yang berwenang segera melakukan mitigasi di kawasan tersebut.
“Insiden yang berlangsung sejak Kamis, 19 Juni 2025 lalu ini mencemari sungai dan menimbulkan keresahan warga di empat RT yang bergantung pada air sungai. Maka hal ini harus segera dilalukan mitigasi dari pihak yang berwenang, ” ungkapnya.
Ia berharap, semoga sekarang dengan beberapa informasi ini, proses mitigasi segera dilakukan dan segera diantisipasi jangan sampai terulang kembali. “Seperti kebocoran terus menerus, maka akan berbahaya. Kami juga mendorong Pemerintah Daerah untuk tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga proaktif turun ke lapangan, mendengarkan warga, dan segera menyediakan bantuan air bersih sementara, ” terangnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono bersama Camat Sangasanga M Dachriansyah dan pihak terkait, meninjau semburan lumpur bercampur gas milik PT Pertamina EP (PEP) di Kelurahan Jawa Kecamatan Sangasanga.
Kunjungan Pemkab Kukar tersebut ingin melihat langsung, melakukan pengawasan dan mengetahui secara terperinci kronologis kejadian dan penanganan apa saja yang telah dilakukan Pihak PT PEP, dan ingin memastikan kondisi aman bagi masyarakat sekitar. (Dar/Adv)





