habarbangsa.com (SAMARINDA) – Meski Pilkada Serentak Kota Samarinda hanya menghadirkan opsi calon tunggal melawan kotak kosong, namun anggota DPRD Kaltim dari Dapil I Samarinda Subandi mengimbau masyarakat untuk tetap berpartisipasi dalam pemungutan suara dan tidak golput.
“Masyarakat Samarinda jangan sampai golput. Dengan tetap berpartisipasi, kita bisa menentukan arah pembangunan Samarinda ke depan, meskipun hanya tersedia pilihan calon atau kotak kosong,” ujar politisi PKS ini.
Melihat kondisi ini, Subandi menegaskan pentingnya setiap suara dalam menentukan masa depan kota Samarinda, Dirinya berharap kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak suara mereka dapat meningkat, demi menjaga legitimasi proses pemilihan yang berjalan.
“Dengan kontestasi pemilihan wali kota yang hanya mempertemukan kandidat tunggal melawan kotak kosong, memang ada tantangan tersendiri untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih. Untuk meningkatkan partisipasi pemilih adalah tugas kita bersama, bagaimana kita bisa mengimbau masyarakat Samarinda untuk aktif ke TPS,” tuturnya.
Ia mengaku, pada pemilihan wali kota sebelumnya, angka partisipasi pemilih tercatat sekitar 52 persen. Dirinya berharap agar angka ini dapat meningkat meskipun situasi kali ini serupa.
Fenomena ini, menurutnya, menjadi salah satu penyebab rendahnya partisipasi, karena banyak warga yang merasa tidak memiliki pilihan yang jelas, sehingga kurang termotivasi untuk datang ke TPS.
“Namun, saya mengingatkan bahwa situasi ini adalah bagian dari proses demokrasi. Untuk mengajak masyarakat untuk tetap datang ke TPS dan menggunakan hak suara mereka, karena suara setiap individu tetap penting dalam menentukan kota Samarinda lima tahun kedepan, ” tukasnya. (Dar/Adv)





