• Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
  • Salehuddin Gelar Besempekat Bersama Masyarakat Timbau
  • Salehuddin Kembali Sampaikan Perda Nomor 2 Tahun 2022,…
  • Tempat Wisata di Tenggarong Banjir Pengunjung Selama Libur…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
April 2026
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Mar    

Jahidin Tanggapi UU Nomor 20 Tahun 2023 Yang Telah Disahkan

admin - Advertorial - 09/11/2023
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru disahkan pada Selasa (31/10/2023) lalu.

Salah satu hal krusial yang diatur dalam regulasi baru itu ialah menyangkut penataan tenaga kerja non-Aparatur Sipil Negara (ASN) alias honorer. Dalam aturan tersebut menjelaskan bahwa penghapusan atau penataan tenaga honorer ini wajib diselesaikan paling lambat Desember 2024. Adapun penataan yang dimaksud adalah verifikasi, validasi, dan pengangkatan oleh lembaga yang berwenang.

Anggota Komisi l DPRD Kaltim Jahidin mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen bahwa di Kalimantan Timur tidak akan memberhentikan tenaga kerja honorer. Ia pun berharap agar gubernur selanjutnya tidak mematahkan kebijakan dari Isran Noor.

“Karena kebijakan gubernur yang lama dianggap suatu kebijaksanaan yang perlu ditindak lanjuti, hal yang di anggap baik itu tentu perlu dipertahankan, terlebih lagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim mengalami peningkatan, sehingga untuk mendukung tenaga kerja honorer tersebut perlu dipertahankan, ” terangnya.

Ia mengaku, padaa masa Gubernur Kaltim Isran Noor sudah menegaskan tidak ada satupun tenaga honorer di Benua Etam yang akan dihapuskan.

“Kepala daerahkan punya kewenangan untuk mengatur daerahnya, mereka kan tinggal mendapatkan gaji dari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Nah itu suatu kebijakan gubernur yang lama sangat efektif. Kalau kita berhentikan mereka kemana mencari pekerjaan,” ujar Jahidin.

Ia memastikan, pihaknya tetap bomitmen mendukung apa yang kebijakan gubernur yang terdahulu.

“Saya kira gubernur berikutnya juga baik Pj Gubernur sekarang maupun yang akan datang harus mengikuti arahan gubernur karena itu merupakan suatu kebijakan yang ditetapkan. Beliau membuat statemen secara terang-terangan bahwa satu pun tenaga honorer di Kaltim tidak ada yang diberhentikan kalau pusat tidak memberikan anggaran, daerah akan membayarkan gajinya,” tandasnya. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #DPRD Kaltim#Headline
PREVIOUS
Salehuddin Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Di Desa Senoni
NEXT
Pertahankan Nilai Kebangsaan, Seno Aji Gelar Sosialisasi Wawasan kebangsaan Di Desa Bukit Pariaman
Related Post
04/11/2023
Wakil Ketua DPRD Kaltim Pastikan Pembangunan IKN Takkan Berdampak Terhadap Degradasi Hutan
27/10/2023
Persiapan Terus Dilakukan Jelang Kukar Bersholawat Jilid 2
18/06/2025
Fraksi PKB Berikan Sejumlah Catatan Terhadap Kinerja Pemprov Kaltim Dalam Berbagai Sektor
15/11/2023
BLKI Targetkan 4000 Calon Pekerja Yang Dilatih Dalam 3 Tahun, Sesuai Visi Misi Gubernur Kaltim
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved