habarbangsa.com (TENGGARONG SEBERANG) – Usai menyerahkan bantuan 13 Hand Traktor untuk kelompok petani Tenggarong Seberang, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji juga menyerahkan bantuan sebuah combine harverst, kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Manunggal Daya, Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara,
Acara serah terima ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat setempat, petani, dan perwakilan pemerintah daerah, menandai kolaborasi yang erat antara sektor pemerintah dan petani, Minggu (29/10/2023).
Serah terima ini menjadi bukti konkret kerja keras dan sinergi antara Wakil DPRD Kaltim Seno Aji, pemerintah setempat serta masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Dengan adanya alat modern ini, diharapkan petani Desa Manunggal Daya dapat menghadapi tantangan pertanian dengan lebih baik dan mencapai hasil yang lebih baik.
“Combine Harvest, merupakan sebuah alat panen pertanian modern yang sangat dibutuhkan oleh para petani dan merupakan langkah nyata dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kutai Kartanegara. Bantuan ini sebagai upaya memajukan sektor pertanian di Kukar, ” ujarnya.
Ia mengatakan, pentingnya sektor pertanian bagi pembangunan daerah. Dan komitmen DPRD Kaltim dalam mendukung petani dan sektor pertanian secara keseluruhan.
“Kami berharap bahwa combine ini bermanfaat dan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Desa Manunggal Daya serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” harapnya.
Anggota DPRD Kaltim dari dapil Kukar ini menambahkan, jika alsintan modern ini bisa sekaligus melakukan tiga operasi yang berbeda yaitu menuai, merontokan, dan membajak sawah sekaligus. Hal ini akan meminimalisir jumlah bulir gabah yang terbuang sehingga akan meningkatkan nilai produksi petani. Selain itu, dengan satu pengoperasian bisa melakukan tiga hal, dapat menekan angka biaya tenaga kerja dan mengefisiensikan usaha tani.
“Penggunaan combine harvester yang bisa digunakan untuk padi, gandum, jagung, kedelai dan lainnya, selain mempercepat proses pemanenan juga dapat mengurangi penyusutan hasil gabah. Jadi meminimalisir jumlah padi yang dibuang yang nantinya akan berpengaruh pada penambahan nilai produksi padi kita, dan Alhamdulillah petani kita sudah menggunakannya,” tandasnya. (Dar/Adv)





