0habarbangsa.com (TENGGARONG) – Bepelas Malam VII (Ketayongan) dalam rangka Erau Adat Pelas Benua Tahun 2023, juga dirangkai dengan pemberian gelar kepada 44 orang pejabat di Kabupaten Kukar serta tokoh penting, salah satunya anggota DPR RI Komisi III dapil Provinsi Kaltim, H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E dari Fraksi Golkar.
Harum sapaan akrabnya, bersama pejabat dan tokoh lainnya mendapat gelar langsung diberikan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XXI Aji Muhammad Arifin, di Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura atau di Museum Mulawarman Tenggarong, Minggu (01/10/2023) malam.
Pemberian gelar kebangsawaan tersebut berdasarkan Sabda Pandita Ratu Sri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XXI pada Erau Adat Pelas Benua tahun 2023. Daftar nama pemberian gelar Kebangsawaan kerabat dan kaula tersebut dibacakan oleh Pangeran Notonegoro, usai Sultan Aji Muhammad Atrifin melaksanakan prosesi Bepelas.
Selain H. Rudy Mas’ud, pejabat dan tokoh lainnya yang mendapat gelar diantaranya Sekda Kukar H Sunggono sebelumnya telah mendapat gelar Demang Wiro Projo menjadi Raden Wiro Projo Bin H Kasnu, Kabag Prokom Ismed Bin Asnan diberi gelar Mas Anum Wira Praja, Yulaikah Sunggono Binti Ahmad Supian bergelar Sri Sentana Yulaikah, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid Bin Salamatan diberi gelar Raden Panji Kelana.
Dalam kesempatan itu, Rudy Mas’ud mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang telah memberikan gelar kehormatan kepada kami.
“Pemberian gelar ini bukan hanya simbol penghormatan, tetapi juga refleksi dari tanggung jawab moral dan materil. Integritas, yang diartikan sebagai keselarasan antara apa yang dipikirkan, diucapkan, dan dilakukan, menjadi esensi dari gelar Raden Setia Sentana,” ujarnya.
Ia menambahkan, menyandang gelar ini yang bermakna sebagai ‘orang bangsawan yang loyal, berintegritas, dan dicintai’ atau ‘keturunan bangsawan yang setia dengan integritas yang tinggi, adalah sebuah amanah besar yang harus kami jaga.
“Kesultanan Kutai Kartanegara, dengan sejarah panjangnya sebagai salah satu kerajaan tertua di Indonesia, memberikan kami kesempatan untuk menjadi bagian dari warisan budaya yang luar biasa ini. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini dan berdoa agar gelar yang kami sandang membawa manfaat bagi kami semua,” tutupnya.
Sebagai informasi, Mereka yang mendapat gelar tersebut dinilai telah berjasa kepada Kesultanan Kutai maupun Kukar baik secara moril maupun materil. (Dar)





