• Kapolres Kukar Pimpin Apel HUT Bhayangkara ke 80 
  • Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Efektivitas Pengawasan Publik Dan…
  • Polres Kukar Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, 8-21…
  • Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Oktober 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jul    

Pentingnya Strategi Diversifikasi Ekonomi Memperkuat Kemandirian Dan Kesinambungan Pembangunan Daerah

admin - Advertorial - 28/05/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (SAMARINDA) – Anggota Komisi II DPRD Kaltim Firnadi Ikhsan menilai, pentingnya strategi diversifikasi ekonomi untuk memperkuat kemandirian dan kesinambungan pembangunan daerah. Hal ini lanjut Firnadi, karena Kalimantan Timur menghadapi tantangan besar akibat ketergantungan ekonomi yang masih dominan pada sektor migas dan batubara. Politisi PKS ini mengatakan, potensi besar di sektor perkebunan, perikanan, dan peternakan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal dikatakan Firnadi, lahan luas di Kaltim menjadi modal penting untuk mengembangkan komoditas unggulan selain migas dan batubara.

“Perkebunan seperti kelapa dan sawit masih menjadi sektor utama yang bisa dioptimalkan, apalagi permintaan pasar untuk produk kelapa sangat menjanjikan,” ujarnya. Firnadi menegaskan, pengembangan industri pengolahan berbasis sumber daya alam sangat krusial untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. “Selama ini, produk migas dan batubara lebih banyak diekspor dalam bentuk mentah, sehingga peluang hilirisasi belum maksimal dimanfaatkan, ” imbuhnya. Maka, Furnadi perlu mendorong pembangunan industri hilir seperti pabrik briket batubara dan industri kimia berbasis gas alam.

“Ini bukan hanya soal meningkatkan pendapatan daerah, tapi juga membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat,” sebutnya. Ia menambahkan, ketergantungan pada komoditas mentah membuat ekonomi daerah rentan dan nilai tambah yang seharusnya mengalir ke Kaltim justru hilang ke luar daerah atau negara lain. “Oleh sebab itu, pengelolaan sumber daya secara terpadu dan inovatif menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko tersebut, ” demikian. (Dar/Adv)

Terkait

TAGS: #Anggota DPRD Provinsi#Firnadi Ikhsan
PREVIOUS
Pemberdayaan UMKM Harus Menjadi Bagian Integral Dari Strategi Pembangunan
NEXT
DPRD Provinsi Kaltim Gelar Rapat Paripurna Ke 15
Related Post
15/07/2025
Langkah Gubernur Kaltim Perjuangkan DBH Dari Penjualan Hasil Tambang Didukung Anggota DPRD Kaltim
30/10/2023
Lewat ATWI 2023, Dispar Kukar Apresiasi Pengelola Wisata Memajukan Sektor Pariwisata Daerah
21/07/2025
Pentingnya Melibatkan Seluruh Elemen Dalam Memperbaiki Tata Kelola Sektor Pertambangan
08/11/2023
Sekda Kukar Buka Pelatihan dan Sertifikasi GCIO kepada seluruh OPD
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved