habarbangsa.com (TENGGARONG) – Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar Muhammad Aidil mengatakan, saat ini pihaknya terus mewujudkan program dedikasi Kukar Idaman yakni Program Air Bersih Desa. Salah satu misinya yaitu meningkatkan kualitas layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah.
“Tahun ini kami bakal mengerjakan 60 kegiatan Sistem Penyedian Air Minum (SPAM)”, ujar Muhammad Aidil.
Ia menjelaskan, untuk anggaran yang dialokasikan dalam pengerjaan SPAM tersebut sekitar Rp 68,5 miliar dan diperuntukkan untuk dua jenis kegiatan. Pertama, pembangunan infrastruktur SPAN sebesar Rp 19 miliar. Kedua diperuntukkan untuk peningkatan dan perluasan jarangan yang sudah terbangun sebesar Rp 49,5 miliar.
“Ada 17 unit infrastruktur sistem penyediaan air minum yang dibangun di delapan kecamatan. Kemudian 24 kegiatan peningkatan SPAM yang sudah terbangun dan 19 kegiatan perluasan infrastruktur SPAM. Program pembangunan SPAM bapak bupati di desa-desa ini akan habis di 2024, ” tuturnya.
Ia menambahkan, peningkatan yang dimaksud yaitu berupa penambahan kapasitas infrastruktur SPAM yang terbangun di tahun-tahun sebelumnya. Seperti penambahan kapasitas bak penampungan airnya. Mengubah penampungan air yang semula berupa tandon-tandon, menjadi Water Treatment Plant (WTP).
“Nantinya, SPAM yang sudah dibangun akan diambil alih atau dikelola secara mandiri melaui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mulai dari perawatan hingga biaya iuran yang dikenakan kepada warga, dan target Disperkim yang tercantum di RPJMD Kukar 2021-2026 akan rampung pada akhir tahun 2023 ini. Kurung waktu dua tahun ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Perumahan diprediksi melampaui target 56 pembangunan sistem penyedian air minum di desa-desa, ” pungkasnya. (Dar/Adv)





