• Iduladha Tahun Ini, Lapas Tenggarong Dapat Bantuan Sejumlah…
  • Di Senoni, Salehuddin Sampaikan Tata Ruang Berkelanjutan Untuk…
  • Gelar Sosper Nomor 9 Tahun 2023, Ini Harapan…
  • Anggota DPRD Kaltim Gelar PDD Ke 3 Di…
habarbangsa
  • Home
  • Nasional
  • HabarKaltim
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • OdahEtam
  • Ragam
  • Advertorial
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DINAS PARIWISATA KUKAR
    • DISNAKERTRANS KALTIM
    • DISKOMINFO KUKAR
  • Opini
☰
habarbangsa
Kategori
Kalender
Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei    

Demo Terkait Pemangkasan Beasiswa Kukar Idaman, Wabup Rendi Solihin Temui Mahasiswa 

admin - HabarKaltim - 14/08/2025
admin
0 Comments

habarbangsa.com (TENGGARONG) – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiwa Kukar, menggelar aksi demo terkait pemangkasan beasiswa Kukar Idaman yang digelar di kantor Bupati Kutai Kartanegara, Kamis (14/8/2025).

 

Usai berorasi, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin didampingi Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat serta Kabag Kesra Dendi Irwan Fahriza, menemui puluhan mahasiswa tersebut dengan berdialog langsung duduk bersama lesehan dengan Mahasiswa.

 

wakil bupati kukar Rendi Solihin menyampaikan, bahwa beasiswa Kukar Idaman Terbaik diputuskan tidak akan ada pengurangan nominal dan jumlah penerima.

 

Namun ia menyampaikan karena APBD Murni 2025 sudah berjalan, maka kekurangannya akan di salurkan di anggaran Perubahan 2025.

 

“Alhamdulillah, kami menyambut baik orasi dari teman-teman mahasiswa. Ini menambah semangat kita semua untuk berbenah. Memang kita harus melakukan evaluasi terhadap keseluruhan pelaksanaan program Beasiswa Kukar Idaman,” ungkap Rendi.

 

Ia mengakui, dalam program beasiswa tersebut ternyata, antusiasme pendaftar tahun ini melampaui ekspektasi kami, bahkan tertinggi sepanjang sejarah program ini berjalan. Pada 2025, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 9.000 orang, dengan penerima juga terbanyak, yaitu lebih dari 4.000 orang.

 

Di awal, sempat terjadi miskomunikasi karena anggaran yang tersedia di tahun 2025, yaitu sekitar Rp 8 miliar, tidak mencukupi untuk membiayai seluruh penerima yang lolos verifikasi. Dengan jumlah lebih dari 4.000 mahasiswa yang memenuhi syarat, dibutuhkan tambahan sekitar Rp 12,5 miliar.

 

“Tadi malam, kami sudah berdiskusi bersama Pak Bupati dan OPD terkait untuk menutup kekurangan anggaran tersebut. Insyaallah, kekurangan ini akan dibayarkan pada SK Perubahan Bupati nanti,” tuturnya.

 

Ia menjelaskan, untuk skemanya yakni tahap pertama penerima beasiswa akan menerima Rp 1,6 juta. Sisanya, sebesar Rp 3,4 juta, akan dibayarkan pada tahap kedua setelah perubahan anggaran. Nilainya tetap sama dengan tahun lalu, baik untuk penerima dari tingkat SMA, S1, S2, maupun S3.

 

“Kami pastikan semua penerima manfaat akan mendapatkan jumlah yang sama seperti tahun sebelumnya. Hanya saja, pembayarannya dilakukan dua tahap karena keterbatasan anggaran murni di awal tahun. Dengan antusiasme pendaftar dan jumlah penerima yang besar ini, kami akan menuntaskannya pada perubahan anggaran nanti, ” jelasnya.

 

Sementara itu, Kabag Kesra Dendi Irwan Fahriza menuturkan, berdasarkan beberapa temuan di BPK RI bahwa tidak boleh ada dobel penerimaan beasiswa, yaitu di provinsi maupun di sumber-sumber lain. Jadi harus memang memilih, makanya di persyaratan itu ada surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari sumber yang lain.

 

“Kalau sesuai dengan surat pernyataan yang di-upload dan dokumen itu sah, serta dinyatakan dari hasil verifikasi validasi. Kalau tahun sebelumnya kami sudah integrasi dengan Kaltim Tuntas, insyaallah tahun ini kita akan jajaki, karena program gratis pol baru. Gratis pol baru kita akan jajaki, apalagi untuk yang 2026 adalah Beasiswa Kukar Idaman Terbaik. Mudah-mudahan itu bisa terintegrasi, ” terangnya.

 

Terpisah, Korlap Aksi Zulkarnain menjelaskan, bahwa kami dalam Aliansi Masyarakat Kukar menggugat melakukan aksi demonstrasi menanggapi isu yang beredar di media sosial bahwa terjadi pemangkasan anggaran, khususnya untuk Beasiswa Kukar Idaman, yang sebelumnya Rp 5 juta menjadi Rp1,6 juta.

 

“Kami merasa ini merupakan suatu penghinaan. Karena masyarakat diberi harapan untuk berkuliah, tetapi ketika mereka berkuliah, mereka tidak mendapatkan anggaran sesuai dengan kebutuhan mereka. Hari ini, tidak ada satu pun kampus yang SPP atau UKT-nya di bawah Rp 2 juta sekian. Jadi UKT itu di atas Rp 2 juta sekian. Saya rasa ini merupakan suatu penghinaan. Dampak dari kebijakan ini merugikan masyarakat yang sebelumnya berharap bisa kuliah dengan murni beasiswa dari pemerintah, ” ungkapnya.

 

Ia mengaku, dengan adanya pemangkasan ini, imbasnya mereka yang sebelumnya hanya mengandalkan Beasiswa Kukar Idaman berpotensi membatalkan kuliahnya karena tidak ada anggaran penunjang.

 

“Pak Wakil Bupati tadi memberikan penjelasan bahwa tidak ada pemangkasan atau pemotongan, khususnya Beasiswa Kukar Idaman. Hanya saja, karena ada penambahan kuota penerima, anggaran yang sebelumnya sudah tersedia jadi terbagi, sehingga nominal per orang berkurang. Kita melihat kebijakan ini sangat merugikan masyarakat yang seharusnya mendapatkan beasiswa. Sama halnya dengan belanja di warung dengan uang Rp100 ribu, lalu ingin membeli banyak barang. Kalau ingin banyak, otomatis uangnya juga harus banyak, ” ucapnya.

 

Ia menambahkan, kalau kita kaitkan dengan kasus ini, jika Pemkab Kukar ingin menambah jumlah penerima, seharusnya anggarannya juga ditambah.

 

“Jika tuntutan kami tidak direalisasikan seperti yang disepakati dalam satu minggu ke depan, kemungkinan kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak, ” tegasnya.

 

Diakhir unjuk rasa, para Mahasiswa ini menyampaikan poin tuntutan kepada Pemkab Kukar, yakni menolak pemangkasan anggaran Beasiswa Kukar Idaman, penambahan kuota anggaran terhadap penerimaan beasiswa, transparansi pengelolaan program Beasiswa Kukar Idaman, pangkas program hiburan untuk program pendidikan di Kukar, copot Kabag Kesra karena gagal dalam menangani Beasiswa Kukar Idaman dan terakhir percepat pengrealisasian seragam gratis untuk anak TK-SMP dan jangan sampai ada pajak. (Dar)

Terkait

TAGS: #Wakil Bupati Kukar
PREVIOUS
DPD Golkar Kukar Kini Tengah Mempersiapkan Pelaksanaan Musda
NEXT
Menilik Sejarah Kantor SMSI, Pergulatan Di Ring Nol : Dari JP Coen, DN Aidit, Hingga Firdaus
Related Post
17/02/2023
Pemkab Kukar Dukung Penuh Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kutai Kartanegara
21/11/2023
Salehuddin Hadiri Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Kejuruan Digital Marketing Garapan Disnakertrans Kaltim Di Tenggarong
25/10/2023
Dispar Kukar Gelar Pelatihan Dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Penjamah Makanan
24/05/2025
Informasi Melimpah Di Medsos Jadi Tantangan Literasi Digital Bagi Anak Muda Kaltim
Leave a Reply

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • Home
  • Info Iklan
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
Copyright - habarbangsa. All Rights Reserved